London (ANTARA News) – Setidaknya 2.622 orang tewas dalam wabah terburuk virus Ebola dalam sejarah, yang telah menginfeksi setidaknya 5.335 orang di Afrika Barat, kata Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Kamis.

Dalam pengkinian epidemi, yang mengamuk di seluruh Guinea, Sierra Leone dan Liberia dan kini telah menyebar ke Nigeria dan Senegal, WHO mengatakan tidak ada tanda-tanda wabah itu melambat, lapor Reuters.

“Peningkatan tren epidemi berlanjut di tiga negara yang penularannya meluas dan intens – Guinea, Liberia, dan Sierra Leone,” kata badan kesehatan PBB.

WHO menambahkan bahwa lonjakan Ebola di Liberia didorong terutama oleh terus meningkatnya jumlah kasus yang dilaporkan di ibu kota, Monrovia.

Penerjemah: Askan Krisna

Editor: B Kunto Wibisono