Equity world futures – khususnya calon penerima beasiswa prestasi untuk tugas skripsi mengeluhkan hingga saat ini beasiswa prestasi tersebut belum dicairkan Pemkot Tarakan.

Padahal semua persyaratan telah dimasuk ke bagian sosial Pemkot Tarakan.

Salah satu calon penerima beasiswa, berinisial RM, mengaku dari bulan April kemarin telah memasukan segala persyaratan pencairan beasiswa prestasi untuk tugas akhir.

Bahkan dijanjikan beasiswa prestasi tugas akhir itu akan Kami tanya kenapa belum cair, kata pihak dari Pemkot Tarakan karena ada saran dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Provinsi Kaltara untuk jangan dicairkan dulu atau dipending sementara,” ujarnya kepada Tribun, Selasa (24/5).

Terkait hal ini, akhirnya Tribun mengkonfirmasi Asisten III Bidang Sosial Sekkot Tarakan, Mariyam.

Hal ini dibenarkan oleh wanita yang mengenakan hijab ini.

Mariyam mengakui, seminggu lalu, ia bersama Kepala Bagian Sosial dan beberapa staf datang ke BPK Provinsi Kaltara membahas pencairan dana hibah bantuan sosial (bansos) yang di dalamnya termasuk beasiswa prestasi tugas akhir.

“Berdasarkan aturan roh pada undang-undang, dana hibah bansos itu pertama diperuntukkan kebutuhan dasar minimal. Misalnya wajib belajar 9 tahun. Kedua, dikhawatirkan apabila ada terjadi kesenjangan sosial ditengah masyarakat. Nah kalau mahasiswa ini kita anggap sudah mampu, sehingga pemberian dana hibah bansos ini perlu kita evaluasi. Apalagi menurut teman-teman di BPK, sebaiknya dana hibah bansos ini dipending dulu untuk pencairannya,” ungkapnya, Selasa (24/5/2016) di ruang kerjanya.

Menurut Maryam, dengan adanya saran dari BPK Kaltara inilah, pihaknya untuk sementara menunda pencairan dana hibah bansos, termasuk pencairan dana beasiswa prestasi untuk tugas akhir.

Samarinda equity world futures