Jakarta (ANTARA News) – Konduktor Addie MS berharap pembentukan Badan Ekonomi Kreatif (BEK) dapat menstimulasi kreativitas bangsa yang berujung pada peningkatan devisa dari bidang kreatif.

“Kita harus belajar dari negara lain, misalnya Korea Selatan yang devisanya banyak dari sisi kreatif,” kata Addie di Jakarta, Rabu.
Konduktor Twilite Orchestra itu mengatakan produk kreatif dari Korea Selatan digandrungi banyak orang dari berbagai belahan dunia karena memiliki kualitas tinggi.
“Tidak hanya di Indonesia, misalnya di Paris konser-konser Korea sold out, dramanya laris karena mereka menjual kualitas,” ujar musisi bernama lengkap Addie Muljadi Sumaatmadja.
Suami dari penyanyi Memes itu berpendapat seniman dapat menghasilkan produk kreatif berkualitas tinggi bila pemerintah memberi ruang dan lingkungan kondusif.
Salah satu contohnya adalah pembenahan regulasi agar seniman semakin bergairah dalam berkarya yang berujung pada peningkatan kualitas kreativitas.
Bila hal itu sudah terwujud, produk kreatif Tanah Air akan menjadi incaran di dunia.
“Waktunya industri kreatif didorong secara penuh,” ujar ayah dari musisi Kevin Aprilio itu.
Addie menambahkan ia sepenuhnya mendukung Triawan Munaf yang dilantik menjadi kepala Badan Ekonomi Kreatif.
Ayah dari penyanyi Sherina Munaf itu disebutnya kompeten dan memiliki integritas tinggi untuk memaksimalkan potensi ragam kreativitas di Indonesia.

Kemampuan Triawan dalam menangani berbagai sektor kreativitas, kata Addie, salah satunya tercermin lewat kesuksesannya memimpin usaha periklanan.

“Dia juga seniman, pernah jadi anak band Giant Step, dia aktif di organisasi saat Citra Pariwara dan sebagai bapak Sherina berhasil membuat anaknya kreatif,” kata Addie yang juga hadir saat Presiden Joko Widodo melantik Triawan sebagai kepala Badan Ekonomi Kreatif, Senin (26/1).

Editor: Ruslan Burhani