Equityworld Futures – Salah satu emiten yang bergerak di sektor logistik yaitu PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) berencana menjual lahan di Java Integrated Industrial & Port Estate seluas 100 Ha kepada PT Freeport Indonesia. Lahan tersebut akan dimanfaatkan oleh PT Freeport Indonesia untuk fasilitas smelter dengan investasi dana hingga mencapai Rp 30 triliun.

AKRA

 

Direktur PT AKR Corporindo, Suresh Vembu menyatakan, kini perseroan sedang melakukan negosiasi dengan pihak PT Freeport Indonesia, namun untuk detail dari isi negosiasi masih belum bisa diungkapkan. Dia selanjutnya menuturkan bahwa lahan seluas 100 Ha untuk perusahaan tersebut juga sudah disiapkan oleh emiten berkode AKRA ini.

Kinerja Serta Performa AKRA

Dengan adanya pembelian lahan dari PT Freeport Indonesia, emiten AKRA akan mampu memenuhi terget penjualan bahkan melebihi target adanya penjualan lahan industri sebesar 60 Ha. Penjualan tersebut merupakan penjualan yang lebih besar dua kali lipat daripada realisasi marketing sales tahun 2015 lalu yang hanya 27 Ha. Selain itu, adanya pembelian lahan ini diharapkan mampu menaikkan pendapatan anak usaha AKRA dan perseroan AKRA sendiri karena sebelumnya pendapatan emiten AKRA pada kuartal I tahun ini merosot hingga 25 persen.

Dengan adanya pembelian lahan dari PT Freeport Indonesia, emiten AKRA akan mampu memenuhi terget penjualan bahkan melebihi target adanya penjualan lahan industri sebesar 60 Ha. Penjualan tersebut merupakan penjualan yang lebih besar dua kali lipat daripada realisasi marketing sales tahun 2015 lalu yang hanya 27 Ha. Selain itu, adanya pembelian lahan ini diharapkan mampu menaikkan pendapatan anak usaha AKRA dan perseroan AKRA sendiri karena sebelumnya pendapatan emiten AKRA pada kuartal I tahun ini merosot hingga 25 persen.

Dengan adanya pembelian lahan dari PT Freeport Indonesia, emiten AKRA akan mampu memenuhi terget penjualan bahkan melebihi target adanya penjualan lahan industri sebesar 60 Ha. Penjualan tersebut merupakan penjualan yang lebih besar dua kali lipat daripada realisasi marketing sales tahun 2015 lalu yang hanya 27 Ha. Selain itu, adanya pembelian lahan ini diharapkan mampu menaikkan pendapatan anak usaha AKRA dan perseroan AKRA sendiri karena sebelumnya pendapatan emiten AKRA pada kuartal I tahun ini merosot hingga 25 persen.

Disamping itu, nantinya PT Freeport Indonesia akan menjadi investor utama yang menduduki kawasan industri Java Integrated Industrial & Port Estate (JIIPE) dan bisa memafaatkan fasilitas investasi langsung konstruksi. JIIPE sebenarnya adalah kawasan industri yang dikelola oleh perusahan patungan emiten AKRA dan PT Pelindo III yaitu bernama PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera. JIIPE tak hanya mencakup kawasan industri, tapi juga mencakup kawasan pelabuhan serta kawasan perumahan. – Equity world Futures