Financeroll – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menembus kembali level 4.900 setelah naik 14 poin. Aksi beli investor asing yang mendorong indeks terus menguat.  Pada awal perdagangan pagi tadi, IHSG menguat 9,601 poin (0,20%) ke level 4.907,739. Indeks kembali menembus level psikologis 4.900 setelah dibuka positif pagi ini. Penguatan indeks disokong hijaunya bursa global akhir pekan lalu.

Tercatat aksi beli sudah mulai ramai sejak pembukaan perdagangan. Saham-saham tambang memimpin penguatan, berbanding terbalik dengan saham bank yang malah berjatuhan.  Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG naik 23,689 poin (0,48%) ke level 4.921,827 didorong aksi beli investor setelah banyak emiten mengumumkan kinerja positif. Rencana pembagian dividen juga jadi pemicu aksi beli.

Selain itu, indeks berhasil menghindari zona merah sejak pembukaan perdagangan. Indeks bisa naik ke posisi tertingginya hari ini di 4.929,733. Namun sayang aksi jual jelang penutupan sedikit menghambat laju indeks.  Pada akhir  perdagangan awal pekan, Senin (12/5), IHSG bertambah 14,860 poin (0,30%) ke level 4.912,998. Sementara Indeks unggulan LQ45 naik 4,270 poin (0,52%) ke level 831,439.

Makin banyak indeks sektoral yang jatuh ke zona merah gara-gara aksi jual tersebut. Tak hanya sektor finansial, tapi juga agrikultur, konsumer, dan perdagangan ikut jatuh ke teritori negatif.  Transaksi investor asing hingga sore hari ini tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 407,53 miliar di pasar reguler dan negosiasi.

Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 192.095 kali pada volume 4,322 miliar lembar saham senilai Rp 5,414 triliun. Sebanyak 164 saham naik, 125 turun, dan 89 saham stagnan.  Optimisme pertumbuhan ekonomi Tiongkok membuat bursa saham negeri tirai bambu dan Hong Kong melesat cukup tinggi. Sayang penguatan ini tidak dibuntuti oleh bursa saham Jepang dan Singapura.

Beberapa saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah saham Multi Bintang (MLBI) naik Rp 9.000 ke Rp 1,08 juta, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 1.150 ke Rp 26.075, Indocement (INTP) naik Rp 1.000 ke Rp 23.000, dan Sona Topas (SONA) naik Rp 825 ke Rp  4.125.

Sedang saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Elang Mahkota (EMTK) turun Rp 975 ke Rp 5.500, Gowa Makassar (GMTD) turun Rp 600 ke Rp 7.800, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 500 ke Rp 55.500, dan HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 500 ke Rp 70.500.

Sedangkan situasi dan kondisi bursa di Asia sore ini:  Indeks Nikkei 225 melemah 50,07 poin (0,35%) ke level 14.149,52, Indeks Hang Seng menanjak 398,62 poin (1,82%) ke level 22.261,61, Indeks Komposit Shanghai melonjak 41,74 poin (2,08%) ke level 2.052,87, dan  Indeks Straits Times turun 27,04 poin (0,83%) ke level 3.225,09. [geng]