Paris (ANTARA News) – Serangan-serangan koalisi terhadap kelompok garis keras Negara Islam (ISIS) tidak memiliki dampak, kata pemimpin Suriah Bashar al-Assad dalam satu wawancara yang akan diterbitkan Kamis, ketika para pemimpin serangan pimpinan AS itu mengaku menang.

“Anda tidak dapat mengakhiri terorisme dengan serangan udara. Pasukan di darat yang mengetahui daratan dan dapat bereaksi sangat penting,” katanya dalam edisi minggu ini majalah Prancis Paris Match, lapor AFP.

“Itulah sebabnya belum ada hasil yang nyata dalam dua bulan serangan yang dipimpin oleh koalisi itu.

“Mereka tentunya telah membantu seandainya mereka serius dan efisien.”

Koalisi pimpinan AS sekitar 60 negara terutama Barat dan Arab dibentuk beberapa bulan setelah pejuang ISIS menyapu Irak utara, menyita sejumlah bagian wilayah dan menyatakan kekhalifahan di bagian-bagian negara itu dan di tetangganya Suriah.

Pada Rabu, perwakilan dari negara-negara yang terlibat dalam koalisi bertemu di Brussels dan mengeluarkan pernyataan yang mengatakan, kemajuan kelompok ISIS akhirnya dihentikan.

“Para peserta mencatat bahwa kampanye global melawan ISIL, ISIS atau Daesh adalah mulai menunjukkan hasil.

“Kemajuan ISIL/Daesh di Suriah dan Irak sedang dihentikan,” kata pernyataan itu, merujuk pada kelompok itu dengan nama-nama alternatifnya. (AK)

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © ANTARA 2014