Bom di Pusat Kota Istanbul Turki Serang Bus Polisi 7 Juni 2016

Equity World Futures – Serangan bom ke bus polisi Turki, 11 tewas, belum diketahui dalang dibalik serangan yang terjadi di pusat kota Istanbul tersebut.

Sebuah bom bunuh diri yang meledak di kawasan perbelanjaan di Istanbul, Turki, menewaskan dua orang dwikewarganegaraan Israel-Amerika Serikat serta seorang warga Iran.

Bom di Pusat Kota Istanbul Turki Serang Bus Polisi 7 Juni 2016

Stasiun TV Turki, NTV, mengatakan ledakan disebabkan bom mobil namun belum ada pengukuhan atas penyebab ledakan maupun korban.

Para saksi mata mengatakan ledakan terjadi di dekat stasiun bus utama di Jalan Ataturk dan dekat dengan kantor-kantor pemerintah. Beberapa kenderaan bermotor terbakar.

Ledakan itu terjadi di Jalan Istiklal, kawasan perbelanjaan yang ramai dengan turis asing dan warga lokal, pada Sabtu (19/03), pukul 11.00 waktu setempat.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyebutkan terdapat tiga warga Israel meninggal dunia, yakni Simha Demri, (60 tahun), Yonathan Suher (40 tahun), dan Avraham Goldman (70 tahun). Dua di antara warga Israel yang meninggal dunia tersebut juga memegang paspor Amerika Serikat.

Adapun korban keempat ialah Ali Riza Khalman (31 tahun). Istri Ali, Azan, dan bayi mereka, Diana, dilaporkan mengalami cedera.

Korban cedera lainnya berasal dari berbagai negara, termasuk 11 warga Israel, dua warga Irlandia, satu asal Jerman, satu asal Islandia, dan satu orang asal Uni Emirat Arab.

Petugas pemadam kebakaran berdiri di dekat sebuah bus polisi yang menjadi sasaran serangan bom di pusat kota Istanbul, Turki, Selasa (7/6). Ledakan yang terjadi pada jam sibuk tersebut menewaskan setidaknya 11 orang, termasuk 7 polisi dan melukai 36 lainnya.