Chelsea tahan Spurs, Leicester juara Liga Premier 2016

Jakarta (ANTARA News) – Leicester City akhirnya mewujudkan impiannya menjadi juara Liga Premier Inggris untuk pertama kalinya dalam sejarah klub setelah rival terdekatnya, Tottenham Hotspur, ditahan seri 2-2 oleh Chelsea.

Pesta juara Leicester sempat tertunda menyusul hasil imbang 1-1 dari Manchester United di Old Trafford pada pekan lalu sehingga memaksa Jamie Vardy cs harus menunggu hasil pertandingan Tottenham melawan Chelsea.

Tottenham yang berniat menyapu tiga poin di Stamford Bridge demi menjaga asa juara ternyata cuma memaksakan hasil seri 2-2 kendati sempat unggul 2-0 di babak pertama lewat gol Harry Kane dan Heung Min Son.

Gary Cahill dan Eden Hazard yang masuk di babak kedua mencetak gol untuk The Blues sekaligus mengubur mimpi Tottenham menjuarai Liga Utama Inggris.

Leicester tidak terkejar di puncak klasemen dengan 77 poin, atau unggul tujuh poin dari The Lily White dengan dua laga tersisa.

Gelar juara yang diraih Leicester juga memberikan warna baru di Liga Utama Inggris yang selama 20 tahun terakhir di dominasi empat klub pemenang Liga Utama Inggris, antara lain Manchester United, Chelsea, Arsenal, dan Manchester City.

The Foxes tampil perkasa pada musim ini padahal pada musim lalu, tim asuhan Claudio Ranieri ini nyaris terdegradasi.

Leicester menjadi klub pertama sejak Nottingham Forest pada 1977-1978 yang memenangi gelar juara liga untuk pertama kalinya, setelah terakhir kali mencatat sukses tertinggi ketika menjadi runner-up pada musim 1928-1929.

Editor: Unggul Tri Ratomo

COPYRIGHT © ANTARA 2016