Jakarta (ANTARA News) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan memberikan bantuan dana hingga sebesar Rp100 miliar kepada kota-kota yang berbatasan langsung dengan wilayah Jakarta.

Hal tersebut disampaikan secara langsung oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama usai melakukan pertemuan dengan sejumlah kepala daerah yang berada di sekitaran Jakarta.

“Tidak ada lagi yang namanya kota-kota penyangga, yang ada yakni kota mitra. Karena Jakarta adalah kota yang paling besar, maka kita berkewajiban membantu kota-kota yang lebih kecil di sekeliling kita. Bantuan itu berupa dana sebesar Rp100 miliar,” kata Basuki usai pertemuan di Wisma Nusantara, Jakarta Pusat, Rabu malam.

Menurut dia, dana bantuan tersebut akan dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta Tahun Anggaran (TA) 2015 mendatang.

“Dana bantuan itu tentunya akan digunakan untuk pembangunan atau perbaikan infrastruktur yang bersinggungan langsung dengan wilayah Jakarta, terutama untuk menyelesaikan masalah macet dan banjir,” ujar Basuki.

Dari segi transportasi, terutama untuk menyelesaikan masalah kemacetan, dia menuturkan pihaknya berencana untuk memperpanjang jalur operasional hingga ke kota-kota mitra Jakarta.

“Tadi, dengan Bupati Tangerang (Ahmed Zaki Iskandar), kita sama-sama berpikir bagaimana kalau jalur busway itu diperpanjang, jadi semakin memudahkan masyarakat. Nanti, masalah itu kita bahas lagi,” tutur Basuki.

Sementara itu, bersama Wakil Wali Kota Bogor Usmar Hariman dan Bupati Bogor Nurhayanti, Basuki juga sepakat untuk bersama-sama menyelesaikan masalah banjir mulai dari hulu (Bogor) melalui pembangunan Waduk Ciawi dan Waduk Sukamahi.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diani mengungkapkan akan memanfaatkan dana bantuan tersebut untuk perbaikan jalan dan moda transportasi yang terhubung dengan Jakarta.

“Perbaikan jalan itu juga bisa membantu menambah rasio jalan dan juga mengurangi kemacetan. Selain itu, kita juga akan percepat proses-proses pengerukan sungai, sehingga wilayah kita sama-sama bebas banjir,” ungkap Airin.

Lain halnya dengan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi yang mengatakan akan menggunakan dana bantuan itu untuk penanganan masalah sampah, khususnya di wilayah Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang.

“Nanti, kita punya rencana untuk memperbaiki jalan serta infrstruktur yang ada di tempat pengolahan sampah itu (Bantar Gebang). Jadi, pengelolaannya lebih cepat dan teratur,” tambah Rahmat.

Selain Basuki, pertemuan malam itu juga dihadiri oleh beberapa kepala daerah di sekitar Kota Jakarta, antara lain Wakil Wali Kota Bogor Usmar Hariman, Bupati Bogor Nurhayanti, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi Muhyiddin dan Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diani.

Akan tetapi, dari seluruh pemimpin daerah itu, hanya ada satu yang tidak hadir, yakni Wali Kota Depok Nurmahmudi. Sedangkan, Wali Kota Bogor Bima Arya tidak hadir karena tengah melakukan persiapan ibadah haji. (R027)

Editor: B Kunto Wibisono