Equityworld Futures – Dolar AS merosot terhadap beberapa mata uang mayor di sesi perdagangan Asia, Rabu (10/Agustus) pagi ini setelah beberapa data AS yang mengecewakan mengikis momentum yang telah didapatkan dari laporan NFP AS yang menguat.

dolar_as

Akan tetapi, Greenback, masih lebih unggul daripada Pounds Sterling yang sedang berkubang di dekat level rendah satu bulan malam tadi akibat salah seorang pejabat penting Bank Sentral Inggris (BoE) kemarin menyatakan perlunya bank sentral tersebut untuk memoting suku bunga lagi menyusul pemotongan suku bunga minggu lalu.

USD/JPY stabil di angka 101.935, dan melangkah turun saat berita ini ditulis menuju 101.353. Level USD/JPY saat ini lebih rendah daripada level tinggi 102.66 yang tercapai pada hari Senin lalu sehubungan dengan laporan NFP AS yang lebih kuat daripada ekspektasi. EUR/USD masih berjaya di kisaran 1.1115 setelah mendapat perolehan 0.3 persen malam tadi. Indeks Dolar menurun 0.2 persen ke low 5-hari pada posisi 95.981.

Data Produktivitas Biasanya Tak Diacuhkan

“Data produktivitas bisnis AS malam tadi menahan langkah naik Dolar AS. Pasar biasanya tak terlalu mengacuhkan data tersebut, namun data tersebut mencuri perhatian karena terus menunjukkan penurunan dalam tiga kuartal berturut-turut.” kata Shin Kadota, Kepala Ahli Strategi di Barclays Tokyo yang dikutip oleh Reuters.

Malam tadi, Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa produktivitas, yang mengukur output pekerjaan per jam per pekerja, turun 0.5 persen dalam rate tahunan pada periode April hingga Juni, memperpanjang penurunan sejak tahun 1979.

GBP/USD terpantau flat di kisaran 1.3066. Pair ini sempat mengalami penurunan kemarin akibat pernyataan dariIan MccCafferty tentang perlunya penambahan pemotongan suku bunga. AUD/USD diperdagangkan pada kisaran 0.7640, dekat level puncak 3 bulan, setelah laporan kepercayaan konsumen dari Westpac. – Equity world Futures