Equityworld Futures – Dolar AS terangkat versus Euro dan Yen di awal sesi perdagangan pekan ini (25/Juli) karena keberlangsungan nuansa minat risiko masih menjadi pendukung utama mata uang AS dan aset-aset risiko.

dolar_as

Naiknya data aktivitas bisnis AS pada hari Jumat lalu, menambah prospek kenaikan suku bunga Federal Reserve dan dukungan terhadap Greenback. EUR/USD menurun 0.1 persen terhadap Dolar AS ke posisi 1.0969, meski sebelumnya sudah tergelincir pula ke level rendah 1.0955 di hari Jumat akhir pekan lalu menyusul kebijakan ECByang tak berubah.

Sedangkan terhadap Yen, Dolar AS menguat ke level 106-an setelah saham-saham Wall Street menghimpun kemajuan. Pergerakan yen tengah menunggu hasil rapat kebijakan moneter Bank Sentral Jepang (BoJ) pada tanggal 28-29 esok, di tengah kabar bahwa Kuroda BoJ mengesampingkan kemungkinan pelonggaran stimulus langsung.

Awasi Pasar Komoditas

Menurut Masafumi Yamamoto, ekonom senior di Mizuho Securities Tokyo yang diwawancarai oleh Reuters, banyaknya permintaan atas aset-aset bersiko saat ini memang menyokong Dolar dan melemahkan yen, akan tetapi, terpaan yang mulai dialami oleh pasar komoditas sekarang ini dapat membuat tren berbalik mundur.

Di samping itu, pertemuan para anggota komite Federal Reserve turut pula menjadi perhatian pasar pada tanggal 26-27 Juli nanti. FOMC diekspektasikan luas akan mempertahankan kebijakan moneternya, dan para investor akan menunggu pernyataan pasca rapat demi mendapatkan petunjuk kebijakan dalam waktu dekat.

Dolar Australia naik 0.1 persen ke angka 0.7474 terhadap Dolar AS, sedangkan Pounds Sterling merangkak naik 0.1 persen ke angka 1.3124 setelah merosot drastis sebanyak 1 persen di hari Jumat lalu setelah aktivitas bisnis Inggris dilaporkan tergerus oleh keluarnya Inggris dari Uni Eropa. – Equity world Futures