Equity World – Bursa saham Asia kepada perdagangan akhir minggu ini, Jumat (15/7) ditutup bervariasi (mixed) sesudah Tiongkok mengumumkan data ekonominya.

Indeks Nikkei 225 di Jepang terhadap perdagangan akhir minggu ini ditutup menguat se gede 111,96 poin atau bertambah 0,68 prosen ke level 16.497,85.

Dgn kenaikan tersebut, tatkala sepekan ini, Nikkei sukses membukukan kenaikan se gede 9,20 %.

Bursa saham Hong Kong mogok naik kepada hri Kamis, sesudah bursa Asia yang lain yg lebih tinggi, ditengah cita-cita Bank of England dapat memangkas suku bunga buat menangkal mungkin saja resesi yg mampu mempengaruhi sekian banyak perusahaan Hong Kong.

Equity World, Indeks Hang Seng naik 1,1 prosen, ke 21,561.06. Indeks China Enterprises pun naik 1,1 %, ke 9,010.10 poin.

Kenaikan berbasis luas bersama keuangan, telekomunikasi, jasa & saham tehnologi berita semuanya mengalami kenaikan.

Keseluruhan volume perdagangan perusahaan yg termasuk juga dalam indeks HSI yakni 2,0 miliar saham.

Baca: Emas Diperkirakan Turun Lagi Dampak Reboundnya Dolar AS

Indeks Hang Seng di Hong Kong juga membukukan kenaikan pada perdagangan akhir pekan ini dengan penguatan sebesar 98,19 poin atau naik 0,46 persen ke kisaran 21.659,25.

Indeks ASX 200 di Australia pada perdagangan akhir pekan ini juga mencatat kenaikan sebesar 17,96 poin atau bertambah 0,33 persen ke level 5.429,57.

Sedangkan, indeks shanghai pada perdagangan Jumat ini mencatat pelemahan sebesar 0,33 poin atau turun 0,01 persen ke level 3.053,68 dan indeks Kospi di Korea Selatan ditutup mengaut sebesar 8,49 poin atau naik 0,42 persen ke level 2.017,26.

Sementara itu, harga minyak mentah di pasar berjangka Asia pada perdagangan Jumat ini mencatat pelemahan.

Minyak mentah Brent pada akhir pekan ini anjlok sebesar 1,39 persen ke level US$ 46,71 per barel dan harga minyak mentah AS, WTI, turun sebesar 1,31 persen ke level US$ 45,08 per barel.