Equity World Futures Jakarta – Bank sentral Australia menahan tingkat suku bunga seiring pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat dan kredit maka dalam korporasi menempatkan perekonomian pada membaiknya ekonomi dari sebulan yang lalu ketika kebijakan mereda untuk selalu melawan disinflasi.

Reserve Bank of Australia (RBA) meninggalkan suku bunga acuan pada rekor rendah sebesar 1,75 % pada Selasa ini, sesuai dengan yang diperkirakan oleh semua ekonom kecuali 1 dari 26 ekonom yang disurvei oleh Bloomberg. Maka Data pekan lalu menunjukkan produk domestik bruto (PDB) tumbuh 3,1 % pada kuartal pertama dari tahun sebelumnya, telah laju tercepat dalam tiga dan setengah tahun terakhir, dan mayoritas pinjaman kepada perusahaan-perusahaan di bulan April ini maka akan melonjak sejak tahun 2009, menunjukkan kemungkinan dalam investasi.

Australia telah menjauhkan sesuatu tanpa resesi – hasil hampir disebutkan dalam suatu kampanye saat ini untuk pemilu 2 Juli mendatang tetapi dapat menjelaskan resistensi publik untuk pemotongan suatu anggaran dan layanan untuk mengatasi defisit anggaran yang terus-menerus. Akan tetapi Namun setiap kali ekonomi telah mencatat suatu pertumbuhan yang kuat dalam kuartal ini, sebagian besar berasal dari sebuah ekspor komoditas sebagai negara memasuki tahap akhir dari suatu lonjakan sumber dayanya: peningkatan kapasitas tambang. (knc)

Sumber : Bloomberg

By zefri
www.e-worldf.com