Equity World Futures Jakarta – Mario Draghi mengumumkan prakiraan inflasi yang sebagian besar tidak berubah untuk zona Eropa yaitu bahkan setelah langkah stimulus terbaru mulai berlaku, dan meminta pemerintah untuk memainkan peran lebih besar dalam memperkuat kenaikan di daerah.

yaitu “Pemulihan ekonomi masih terus dibasahi oleh prospek yang tenang di pasar negara berkembang, penyesuaian suatu neraca di sejumlah sektor, dan lambannya pelaksanaan reformasi struktural,” Presiden Bank Sentral Eropa telah mengatakan kepada wartawan di Wina, setelah Dewan Pengurus mempertahankan Program stimulus untuk itu yaitu tidak selalu berubah. “Sangat penting untuk selalu memastikan bahwa lingkungan inflasi yang sangat rendah tidak menjadi berurat berakar.”

Bank sentral selalu mengatakan suatu inflasi akan rata-rata 1,3 persen pada tahun 2017 dan 1,6 persen pada tahun 2018, tidak berubah dari outlook pada bulan Maret dan dekat dari tujuan stabilitas harga hanya di bawah 2 persen. Prediksi untuk tiap tahun ini meningkat menjadi 0,2 persen dari 0,1 persen, yaitu sebagian merupakan konsekuensi dari rebound suatu harga minyak.

Komentar Draghi tentang perlunya tindakan oleh pemerintah menggemakan suara pejabat dan penasihat kebijakan suatu ekonomi global memperingatkan bahwa bank sentral menjadi terbebani. Suatu Organisasi untuk Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan mengecam negara-negara kaya di dunia minggu ini karena gagal untuk merombak ekonomi mereka. Dana Moneter Internasional (IMF) telah menyerukan sebuah pendekatan bercabang tiga dari sebuah kebijakan moneter yang longgar, kebijakan fiskal yaitu dan reformasi struktural untuk mempertahankan pertumbuhan global.

“Kebijakan moneter difokuskan pada menjaga sebuah stabilitas harga dalam suatu jangka menengah dan sikap akomodatif dalam mendukung kegiatan ekonomi,” kata Draghi. “Sebagaimana ditekankan berulang kali oleh Dewan Pemerintahan, maka sesuatu dan menguatnya gema di kedua diskusi kebijakan Eropa dan internasional, dalam suatu rangka untuk menuai keuntungan penuh dari langkah-langkah kebijakan moneter kami, bidang kebijakan lainnya harus berkontribusi lebih tegas, akan lebih baik di tingkat nasional dan di tingkat Eropa. ”

Draghi menegaskan bahwa ECB akan terus membeli 80 miliar euro ($ 90 milyar) per bulan dari aset QE sampai setidaknya Maret 2017. Sebagian besar ekonom yang disurvei Bloomberg mengatakan suatu hal tersebut mungkin akan memperpanjang program melewati tanggal tersebut. Program baru pinjaman empat tahun kepada perbankan akan di mulai pada tanggal 22 Juni 2016 mendatang.

“Dewan Pengurus akan memantau evolusi prospek stabilitas harga dan, jika diperlukan, akan bertindak dengan akan menggunakan semua instrumen yang tersedia dalam mandat kami,” kata Draghi.(frk)

By zefri
www.e-worldf.com