Equity World Samarinda, Kontrak emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir naik ke tingkat tertinggi satu tahun pada Kamis (Jumat pagi WIB), karena melemahnya dolar AS mendorong permintaan investasi di logam mulia.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember, melonjak 11,3 dolar AS atau 0,84 persen menjadi menetap di 1.350,3 dolar AS per ounce.

Euro menguat tajam terhadap dolar AS, setelah Bank Sentral Eropa (ECB) memutuskan untuk membiarkan suku bunga tidak berubah.

Dalam sebuah konferensi pers, Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi mengindikasikan bahwa keputusan yang telah lama ditunggu tentang bagaimana dan kapan mengurangi pembelian aset ECB kemungkinan akan terjadi pada Oktober.

Dengan latar belakang ini, ukuran penting greenback terhadap mata uang utama lainnya, Indeks Dolar AS, turun 0,7 persen menjadi 91,673 pada pukul 19.30 GMT.

Emas dan dolar AS biasanya bergerak berlawanan arah, sehingga emas yang dihargakan dalam greenback lebih menarik bagi investor yang menggunakan mata uang lain.

Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember bertambah 20,6 sen atau 1,15 persen, menjadi ditutup pada 18,166 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober naik 9,7 dolar AS atau 0,96 persen, menjadi ditutup pada 1.016,8 dolar AS per ounce. Demikian laporan Xinhua.

Equity World Samarinda