Equityworld Futures – Harga emas hari Selasa pagi ini (28/06) di sesi perdagangan Asia masih berlanjut berada di level tinggi dengan investor yang masih mengamati proses politik di Inggris setelah Brexit. Proses tersebut bisa jadi akan menghabiskan waktu beberapa bulan untuk menuntaskan segala sesuatunya sebelum keputusan untuk keluar dari Uni Eropa diajukan. Saat berita ini ditulis, harga XAU/USD flat d level harga tinggi yaitu 1.319 dolar AS per troy ons.

Harga emas naik

 

Disamping itu, pada Comex New York Mercantile Exchange, harga emas futures untuk pengiriman bulan Agustus turun tipis sebesar 0.08 persen ke 1,323 dolar AS per troy ons. Sedangkan perak futures untuk pengiriman bulan September mengalami penurunan sebesar 0.33 persen ke level harga 17.69 dolar AS per troy ons dan tembaga futures untuk pengiriman bulan September naik menjadi 2.132 dolar AS per pound, mengalami peningkatan harga sebesar 0.33 persen.

Pada perdagangan sesi hari Senin malam kemarin, harga emas ditutup dengan harga tinggi yakni tetap di kisaran level harga tertingginya dalam dua tahun seiring dengan para investor yang masih meminati aset safe haven ditengah tengah adanya keputusan mengejutkan Inggris yaitu keluarnya negara ini dari Uni Eropa pada hari Jumat pekan lalu.

Sejak awal tahun 2016, emas berada di level harga 1,075 dolar AS per ons dan kini logam mulia emas sudah mengalami kenaikan hampir 25 persen. Pada akhir bulan Juni 2016 ini emas msih berada pada level tingginya dalam satu semester pertama lebih dari satu dekade.

Pidato Perdana Menteri Inggris

Dalam pidatonya pada hari Senin kemarin, Perdana Menteri Inggris, David Cameron menegaskan bahwa hasil referendum Inggris bukanlah hasil yang diinginkan olehnya. Selain itu, ia juga mengatakan bahwa Inggris sudah membuat sebuah desain pelayanan sipil baru yang dirancang khusus dalam rangka penarikan negara Inggris dari Uni Eropa. Pada hari Selasa ini, David Cameron diperkirakan akan memberikan pidatonya pada agenda acara EU Summit di Brussels.

Disamping itu, adapun saham perbankan di Zona Euro saat ini masih melandai. Hal tersebut terjadi karena sebagian besar para investor berallih ke aset safe haven seperti Emas, surat obligasi beresiko rendah dan dolar AS. Kondisi ini membuat dolar AS reli lebih dari satu persen untuk mencapai level tingginya dalam tiga bulan.

Seperti yang sudah diketahui bahwa menguatnya dolar AS akan membuat emas cenderung lebih mahal bagi pembeli emas yang menggunakan mata uang asing lain. – Equity world Futures