Equityworld Futures – Harga minyak naik lebih dari 2 persen pada perdagangan yang bergejolak Rabu waktu AS menyusul spekulasi bahwa pertemuan OPEC di Aljazair akan menghasilkan landasan untuk kesepakatan bagi pembatasan produksi minyak pada November.

Kontrak berjangka minyak mentah jatuh setelah turun secara mengejutkannya stok minyak mentah AS untuk empat pekan berturut-turut.

Minyak Brent Laut Utara naik 1,20 dolar AS atau 2,7 persen pada 47,17 dolar AS per barel sampai Rabu pukul 12.56 siang waktu AS (Rabu 23.56 WIB). Harga ini sebelumnya jatuh ke posisi terendah 45,70 dolar AS sehari sebelumnya.

Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) juga merangsek 1 dolar AS atau 2,2 persen pada 45,67 dolar AS.

Para anggota organisasi negara-negara pengekspor minyak OPEC kemungkinan akan segera mengumumkan kesepakatan produksi minyak pada perundingan internal yang diadakan di sela Forum Energi Internasional di Algiers, Aljazair, kata dua sumber OPEC.

Para anggota organisasi negara-negara pengekspor minyak OPEC kemungkinan akan segera mengumumkan kesepakatan produksi minyak pada perundingan internal yang diadakan di sela Forum Energi Internasional di Algiers, Aljazair, kata dua sumber OPEC.

Para anggota organisasi negara-negara pengekspor minyak OPEC kemungkinan akan segera mengumumkan kesepakatan produksi minyak pada perundingan internal yang diadakan di sela Forum Energi Internasional di Algiers, Aljazair, kata dua sumber OPEC.

Para anggota organisasi negara-negara pengekspor minyak OPEC kemungkinan akan segera mengumumkan kesepakatan produksi minyak pada perundingan internal yang diadakan di sela Forum Energi Internasional di Algiers, Aljazair, kata dua sumber OPEC.

Para anggota organisasi negara-negara pengekspor minyak OPEC kemungkinan akan segera mengumumkan kesepakatan produksi minyak pada perundingan internal yang diadakan di sela Forum Energi Internasional di Algiers, Aljazair, kata dua sumber OPEC.

Harga minyak mentah jatuh 3 persen Selasa lalu setelah Arab Saudi dan Iran yang keduanya anggota OPEC, mengubur harapan bakal tercapainya kompromi pada pembicaraan menyangkut banjir pasokan minyak (yang membuat harga terus tertekan), demikian Reuters. – Equity world Futures