Chicago (ANTARA News) – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir sedikit menurun pada Selasa (Rabu pagi WIB), karena data ekonomi AS yang positif memberikan tekanan terhadap logam mulia.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Juni turun 1,80 dolar AS, atau 0,14 persen, menjadi menetap di 1.264,80 dolar AS per ounce.

Departemen Tenaga Kerja AS merilis Survei Pembukaan Pekerjaan dan Perputaran Tenaga Kerja pada Selasa yang menunjukkan data lebih baik dari perkiraan, sehingga menempatkan tekanan pada logam mulia.

Laporan menunjukkan lowongan pekerjaan meningkat menjadi 5,757 juta selama Maret, dan juga merevisi angka Februari naik menjadi 5,608 juta, yang para analis catat mendorong tingkat lowongan pekerjaan sebesar 0,1 menjadi 3,9 persen.

Semua angka-angka tersebut lebih baik dari yang diperkirakan dan berdampak optimisme para pedagang pada Selasa.

Indeks Dow Jones Industrial Average juga naik tajam sebesar 195 poin atau 1,1 persen pada pukul 19.00 GMT.

Para analis mencatat bahwa ketika ekuitas membukukan kerugian maka logam mulia biasanya naik, karena investor mencari tempat yang aman. Sementara, sebaliknya ketika ekuitas AS membukukan keuntungan maka biasanya logam mulia turun.

Pedagang juga sedang menunggu rilis dua data ekonomi penting dalam minggu ini, yakni klaim pengangguran mingguan yang dijadwalkan akan dirilis pada Kamis serta penjualan ritel dan indeks harga produsen yang akan dirilis pada Jumat.

Perak untuk pengiriman Juli naik 0,30 sen, atau 0,02 persen, menjadi ditutup pada 17,092 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli bertambah 2,50 dolar AS, atau 0,24 persen, menjadi ditutup pada 1.049,30 dolar AS per ounce, demikian Xinhua melaporkan.

(A026)

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © ANTARA 2016