Equityworld Futures – Indeks harga saham gabungan di Bursa Efek Indonesia pada Selasa ditutup bergerak menguat sebesar 17,22 poin setelah sebagian pelaku pasar saham mulai melakukan aksi beli menyusul sentimemen positif dari bursa regional.

IHSG BEI ditutup menguat 17,22 poin atau 0,40 persen menjadi 4.318,59. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak naik 2,69 poin (0,37 persen) menjadi 726,62.

“Kondisi bursa saham di regional yang bergerak menguat mendorong pelaku pasar saham di dalam negeri melakukan aksi beli sehingga mengangkat IHSG BEI,” ujar Analis Senior LBP Enterprise Lucky Bayu Purnomo di Jakarta, Selasa.

Ia mengatakan bahwa sebagian pelaku pasar di dalam negeri mulai mencari beberapa saham yang memiliki kinerja dengan fundamental positif dan harga saham yang sudah rendah untuk diakumulasi. Diharapkan, sentimen bursa regional terjaga sehingga tetap mendorong aksi beli di pasar saha dalam negeri.

Di sisi lain, lanjut dia, pelaku pasar mendapat harapan dari pemerintah yang akan mengumumkan kebijakan barunya dalam rangka mendorong perekonomian Indonesia pada semester kedua ini agar tetap tumbuh.

“Salah satu kebijakannya yakni penurunan harga gas, penurunan itu diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat sehingga ekonomi tetap terjaga, situasi itu akan positif bagi sektor konsumsi dan ritel,” katanya.

Namun demikian, menurut dia, kebijakan itu akan negatif terhadap perusahaan-perusahaan di sektor energi karena dapat mempengaruhi pendapatannya.

“Sentimennya memang masih bervariasi, volatilitas IHSG BEI tetap akan tinggi maka itu pelaku pasar harus tetap waspada apalagi kebijakan the Fed belum pasti,” katanya.

Tercatat frekuensi saham di BEI mencapai 205.162 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 3,35 miliar lembar saham senilai Rp3,54 triliun. Sebanyak 165 saham bergerak naik, 107 saham bergerak turun, dan yang tidak bergerak nilainya atau stagnan sebanyak 86 saham.

Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng menguat 675,52 poin (3,28 persen) ke level 21.259,04, indeks Nikkei turun 433,39 poin (2,43 persen) ke level 17.427,08, dan indeks Straits Times menguat 33,74 poin (1,19 persen) ke posisi 2.885,04. – Equity world Futures