Equityworld Futures – Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Senin, dibuka melemah tipis sebesar 2,26 poin menyusul minimnya sentimen negatif di bursa saham kawasan Asia.

IHSG BEI dibuka turun 2,26 poin atau 0,04 persen menjadi 5.107,91. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak melemah 0,06 persen menjadi 875,92.

Kepala Riset Universal Broker Indonesia, Satrio Utomo di Jakarta, Senin mengatakan bahwa indeks BEI bergerak melemah di tengah minimnya sentimen positif dari bursa di kasan Asia.

“Kondisi itu membuat IHSG pada awal pekan ini (18/7) bergerak mendatar,” katanya.

Di sisi lain, lanjut dia, mendatarnya pergerakan IHSG BEI juga seiring dengan pelaku pasar yang sedang berada dalam posisi wait and see hasil dari kinerja emiten untuk periode semester pertama 2016 ini.

Kendati demikian, menurut dia, sentimen mengenai aliran dana asing dari aliran amnesti pajak akan menjaga IHSG BEI tidak tertekan terlalu dalam. Meski IHSG masih cenderung mendatar, pemodal sebaiknya berhati-hati mengingat sejumlah harga saham berada dalam tren turun untuk jangka pendek.

“Posisi spekulatif sebaiknya hanya dilakukan pada saham-saham yang masih berada dalam tren naik untuk jangka pendek,” katanya.

Ia memproyeksikan bahwa IHSG pada Senin ini (18/7) bergerak mendatar pada kisaran sempit di level 5.080-5.135 poin. Laju IHSG, baik di level batas bawah atau atas akan menentukan arah pergerakan jangka pendek IHSG selanjutnya.

Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng melemah 15,11 poin (0,07 persen) ke level 21.644,14, indeks KOSPI naik 0,21 poin (0,01 persen) ke level 2.017,47, dan Straits Times menguat 5,56 poin (0,19 persen) ke posisi 2.931,10. – Equity world Futures