Beijing (ANTARA News) – Gempa berkekuatan 6,3 SR di Tiongkok barat daya pada Minggu menewaskan sedikit-dikitnya 150 orang di daerah pegunungan terpencil di provinsi Yunnan, mengakibatkan beberapa bangunan, termasuk sekolah, runtuh.

Survai Geologi Amerika Serikat menyatakan gempa itu berpusat di kedalaman kurang dari 1,6 kilometer. Media pemerintah Tiongkok menyatakan guncangan paling kuat terasa di Yunnan, selain di provinsi tetangganya, Guizhou dan Sichuan.

Kantor berita resmi Xinhua menyatakan pusat gempa berada di kota Longtoushan di daerah Ludian, Yunnan.

Perhubungan sangat terpengaruh dan penyelamat bergegas ke tempat kejadian tersebut, kata laporan itu.

Gambar tertayang di laman oleh media pemerintah menunjukkan tentara menandu korban dan bata bangunan runtuh merusak mobil.

Banyak orang bergegas keluar dari bangunan ke jalan setelah gempa mengguncang, listrik terputus dan sedikit-dikitnya satu sekolah runtuh, tambah Xinhua.

Selain korban tewas, terdapat sekitar 80 orang cedera, termasuk seorang siswi, yang terbimbun reruntuhan di sekolah.

Pemerintah mengirim 2.000 tenda, 3.000 tempat tidur lipat, 3.000 selimut dan 3.000 mantel ke daerah bencana itu, kata laporan tersebut.

Ludian berpenduduk 265.900 orang, kata Xinhua.

Bagian Tiongkok itu sering dilanda gempa, yang di Sichuan pada 2008 menewaskan hampir 70.000 orang, demikian Reuters.

(B002)

Editor: Ruslan Burhani