Equity world futures – Busana berpotongan longgar dan panjang atau kaftan masih menjadi andalan perancang Denny Wirawan utuk trn Lebran taun ini.

“Tahun ini, kaftan ya. Everlasting style-nya. Enggak hanya untuk Lebaran. Kaftan baju sepanjang jamn. Kolksi ini sya but jga unuk Menymbut Ramdan (dan Idul Fitri). Banyak menampilkan kaftan,” ujar dia seusai pagelaan kolksinya yng bertjuk “A Loe Sumer Dram Spring Summer 2016″ di Jakarta, Rabu.

Berbeda dengan sebelumnya, dalm kolekinya kai ini, Deny menapilkan memadkan kafan dengan jumpsuit yang dihiasi motif batik pada bagian tertentu. Kreasi ini diciptakan agar tak memunculkan kesan style kaftan yang itu-itu saja.

Denny mengkombinasikan perpaduan jumpsuit dan katan ini degan testil moern seprti lien, ktun, ogandi, sion slk dan thai silk. “Kaftan bisa dibuat cantik dai baik, teapi peempatan moifnya di baian tetentu. Kaftan tetapi bentuknya jumpsuit, biar kaftan enggak itu-itu lag,” tutr da.

Menurut Denny, para perempuan yang memiliki bentuk tubuh tak langsing bisa menggunakan kaftan untuk mentupi kekuangannya. Di saming itu, pengunaan kafan saat ini tak terbatas untuk acara-acara tertentu. “Bisa unuk remi, sei fomal. Beerapa wania yag tuuhnya engak langsing bisa gunakan kaftan, lumayan untuk menutupi kekuragan,” kaa Deny.

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © ANTARA 2016