Equityworld Futures – Rute Kereta api Bandara Internasional Kualanamu akan diperpanjang hingga ke Binjai sebagai upaya peningkatan pelayanan dari PT Railink, anak usaha dari PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan PT Angkasa Pura II (Persero).

Direktur Utama Railink Heru Kuswanto dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu, mengatakan dengan diperpanjang hingga ke Binjai, maka panjang rute kereta bandara akan menjadi 50 kilometer dari yang saat ini hanya 28 kilometer dari Stasiun Medan.

“Rute pelayanan KA Bandara nantinya menjadi Bandara Kualanamu-Stasiun Medan-Stasiun Binjai sepanjang kurang lebih 50 kilometer,” kata Heru.

Dia menjelaskan proyek perpanjangan rute tersebut akan dimulai dengan pembangunan elevated track sepanjang delapan kilometer melintas Kota Medan untuk menghindarkan KA Bandara dengan perlintasan sebidang di Kota Medan.

“Nantinya selepas Stasiun Bandarkalipah, KA Bandara akan naik ke elevated track dan berhenti di Stasiun Medan,” katanya.

Dia menambahkan tak hanya pembangunan elevated track, juga akan dilakukan revitalisasi trek antara Medan ke Binjai serta dilakukan penataan emplasemen Binjai dan dibangun peron khusus KA Bandara di Stasiun Binjai.

“Peron KA Bandara nanti akan berpindah ke lantai 3 di Stasiun Medan,” katanya.

Heru menuturkan dari Stasiun Medan, KA Bandara akan melanjutkan perjalanan ke Stasiun Binjai.

Nantinya, KA Bandara hanya berhenti di Stasiun Bandara Kualanamu, Stasiun Medan dan Stasiun Binjai.

Dia menjelaskan saat dioperasikan, jarak antara Bandara Kualanamu – Stasiun Medan – Stasiun Binjai bisa ditempuh dalam waktu kurang lebih 50 menit saja.

Elevated track sepanjang delapan kilometer nanti hanya diperuntukkan bagi KA Bandara Railink, sedangkan KA reguler melintas di jalur at grade (jalur bawah/eksisting),” katanya.

Heru mengatakan pembangunan jalur KA akan dilakukan oleh Balai Perkeretaapian Sumbagut Direktorat Jenderal Kereta Api (DJKA) Kementerian Perhubungan dengan harapan bisa meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui transportasi umum berbasis rel dan mengurangi kepadatan lalu lintas jalan raya antara Binjai-Medan-Kualanamu.

“Perpanjangan rute KA Bandara ke Binjai ini ditargetkan bisa beroperasi pada Semester II Tahun 2017,” katanya.

Seperti diketahui, Jumat (16/7), Menteri Perhubungan Ignasius Jonan melakukan kunjungan dalam rangka pantauan arus balik Angkutan Lebaran 2016 di Bandara Kualanamu.

Dalam kunjungannya, Jonan menginspeksi pelayanan Bandara ke Stasiun KA Bandara (ARS) yang disambut oleh D3, VP Divre I SU & Dirut PT Railink.

Usai inspeksi, Jonan yang saat itu didampingi Dirjen Perhubungan Udara Suprasetyo, Dirjen Perkeretaapian Prasetyo Boeditjahjono melanjutkan perjalanan dengan menggunakan KA Bandara menuju Medan.

Dalam perjalanannya, Jonan juga menegaskan akan memperpanjang rute KA Bandara hingga ke Binjai.

“Pelayanan KA Bandara akan diperpanjang hingga Binjai, sehingga jalur KA Bandara menjadi Kualanamu-Medan-Binjai PP. Setelah Medan, berikutnya menyusul layanan KA Bandara di Padang, Palembang, dan Jakarta,” tutur mantan Direktur Utama PT KAI itu. – Equity world Futures