Seoul (ANTARA News) – Korea Selatan akan mengirim pesawat pengintai Selasa untuk bergabung dengan pencarian pesawat AirAsia yang dipimpin Indonesia yang hilang dua hari sebelumnya dengan 162 orang di dalamnya, kata kementerian pertahanan Seoul.

AirAsia Penerbangan QZ8501 membawa 155 penumpang dan tujuh awak kehilangan kontak dengan kontrol darat Minggu dalam perjalanan ke Singapura dari kota kedua terbesar di Indonesia Surabaya. Keluarga Korea Selatan yang terdiri dari tiga anggota dikonfirmasi berada di dalam pesawat.

Kementerian Pertahanan Seoul mengatakan bahwa ia akan mengirimkan pesawat P-3C atas dasar kemanusiaan serta pertimbangan tiga warga Korea Selatan di antara penumpang yang hilang.

Korea Selatan telah melakukan pembicaraan dengan enam negara – Taiwan, Filipina, Singapura, Malaysia, Brunei dan Indonesia – untuk pesawat melewati rongga udara mereka, tambahnya.

“Segera setelah proses yang diperlukan selesai, pesawat patroli dapat dikirim ke Indonesia Selasa malam,” kata kementerian pertahanan.

Laporan media mengatakan bahwa cuaca buruk mungkin telah memainkan peran dalam hilangnya pesawat, mengingat bahwa pilot meminta pengendali penerbangan untuk perubahan rencana penerbangan guna menghindari cuaca buruk.

Tidak ada tanda-tanda pesawat jet yang hilang telah ditemukan sejauh ini.

Pesawat P-3C Angkatan Laut telah terlibat dalam operasi pencarian Malaysia Airlines Flight MH370 yang hilang Maret dalam perjalanan dari Kuala Lumpur ke Beijing.

Sudah juga pada misi untuk menemukan awak yang hilang dari pukat Korea Selatan yang karam di lepas pantai timur jauh Rusia pada 1 Desember, demikian OANA.

(Uu.H-AK)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © ANTARA 2014