Equityworld Futures – Laporan resmi dari Institute for Supply Management pada Jumat (01/07) malam Waktu Indonesia Barat menunjukkan telah terjadi lonjakan aktivitas Manufaktur Pabrik AS pada bulan Juni 2016. Data PMI Manufaktur ISM yang baru saja rilis tersebut membantu greenback memangkas kerugiannya terhadap berbagai major currency.

Indeks untuk aktivitas manufaktur AS bulan Juni berekspansi di level paling cepat dalam kurun waktu 12 bulan terakhir. Hal ini menunjukkan sinyal positif dari Manufaktur AS yang mulai mendapatkan dorongan akibat membaiknya belanja konsumen negeri Paman Sam.

 

PMI Manufaktur AS versi lembaga ISM bulan Juni meningkat ke level 53.2

 

melebihi ekspektasi ekonom yang sebelumnya memprediksi tidak akan terjadi perubahan berarti atau sama dengan data pada periode bulan Mei, yakni 51.3. Perlu diketahui bahwa Indeks Manufaktur diatas 50 menunjukkan Ekspansi dan Indeks dibawah 50 menunjukan kontraksi.

Apiknya data Manufaktur Pabrik AS tersebut bukan tanpa alasan, melainkan disebabkan oleh membaiknya belanja konsumen sehingga memberikan dampak positif bagi sektor Manufaktur untuk keluar dari trend penurunan sejak awal 2015 sebagai akibat dari menguatnya mata uang dollar AS yang berimbas pada mahalnya produk ekspor.

Pasca rilis indeks aktivitas manufaktur AS pada Jumat malam, terpantau greenback pulih sejenak memangkas kerugian terhadap berbagai major currency. Sebelumnya, sepanjang hari Jumat ini greenback tidak berdaya dan melemah terhadap Euro dimana sekarang pair EUR/USD diperdagangkan di level 1.1146 dan sempat menyentuh level tertinggi harian 1.1169, padahal kemarin (Kamis 30 juni) greenback sempat diperdagangkan di bawah level 1.1100 versus Euro.  Begitu juga terhadap Poundsterling, dimana saat ini pair GBP/USD berada di level 1.3270. – Equity world Futures