Menguatnya Impor China | Equityworld Futures – Neraca perdagangan negara yang menjadi pembeli emas terbesar kedua di dunia, China, mengalami penurunan tipis untuk bulan Agustus dengan angka ekspor terpantau naik dan impor juga secara mengejutkan menguat. Kondisi sedikit mempengaruhi harga emas dan menyebabkan pair XAU/USD diperdagangkan di kisaran level harga 1,345 dolar AS.

Harga emas

Sementara itu, pada Comex New York Mercantile Exchange, harga emas futures untuk pengiriman bulan Desember berada di kisaran level harga 1,350 dolar AS per troy ons, naik sebesar 0.08 persen. Sedangkan harga perak futures untuk pengiriman bulan Desember mengalami kenaikan sebesar 0.41 persen ke kisaran level harga 19.93 dolar AS per troy ons dan harga tembaga futures untuk pengiriman bulan Desember di level harga 2.103 dolar AS per pound, naik sebesar 0.26 persen.

Di sesi perdagangan emas hari Rabu kemarin, harga emas naik tipis mendekati level tinggi tiga minggu seiring dengan sebagian besar investor yang berfokus pada rilis data AS berikutnya dan beberapa pidato dari petinggi the Fed untuk mengetahui indikasi lebih lanjut terkait kapan the Fed akan menaikkan tingkat suku bunganya.

Rilis Data Neraca Perdagangan Tiongkok Dan Data Ekonomi AS
Neraca perdagangan Tiongkok untuk bulan Agustus melandai tipis dari sebelumnya surplus 52.31 miliar dolar AS menjadi surplus 52.05 miliar dolar AS. Sedangkan ekspor China bulan Agustus secara YoY turun 2.8 persen daripada sebelumnya menurun 4.4 persen dan impor secara YoY untuk bulan Agustus menanjak dari -12.5 persen menjadi 1.5 persen.

Di samping itu, ada rilis data dari sektor ketenagakerjaan AS pada sesi perdagangan kemarin. Rilis data JOLTs untuk bulan Juli di AS lebih tinggi sedikit dari ekspektasi yaitu sebanyak 5.871 juta. Sementara untuk data PMI non manufaktur ISM AS bulan Agustus merosot tajam ke 51.4, padahal PMI non manufaktur bulan Juli sebesar 55.5. Laporan data NFP AS meinggu lalu yang mengecewakan dan hasil survei ISM tersebut menunjukkan bahwa aktivitas pada beberapa sektor ekonomi di AS sedang kontraksi. Kondisi demikian menurunkan prospek kenaikan suku bunga AS bulan September ini.

Seperti yang sudah diketahui bahwa pergerakan tingkat suku bunga AS mempengaruhi harga emas. Jika bank sentral AS memutuskan untuk menaikkan suku bunganya, harga emas akan cenderung turun (bearish) dan bersaing ketat dengan aset berimbal balik bunga. – Menguatnya Impor China | Equity world Futures