Yogyakarta (ANTARA News) – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menutup pameran foto bahari yang diselenggarakan oleh Pewarta Foto Indonesia Yogyakarta di Bentara Budaya Yogyakarta, Rabu malam.

Dalam acara itu, Menteri Susi menyempatkan mengamati 168 foto hasil jepretan pewarta foto yang sebagian besar merekam dinamika kehidupan pesisir serta flora dan fauna laut.

“Seni fotografi, gambar, visual memiliki fungsi menghibur, mencerahkan, serta membuat lebih pandai,” kata Menteri Susi.

Menurut dia, karya foto jurnalistik memiliki peran penting dan efektif sebagai sarana untuk menyampaikan pesan, keluhan, serta masukan bagi pemerintah dalam proses pembangunan.

“Sehingga kita (pemerintah dan jurnalis) harus bersatu bekerja dan berkarya menjadikan negara kita besar,” kata dia.

Susi menilai di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa saat ini, pameran karya seni baik fotografi maupun lukisan perlu terus digalakkan.

“Di tengah kehidupan seperti sekarang ini, semua serba mahal, serba susah, sehingga seni selalu dibutuhkan,” kata dia.

Selain itu, Susi juga mengaku di tengah kesibukannya sebagai menteri selalu membutuhkan berbagai bentuk karya seni sebagai selingan serta penyeimbang kerja.

“Agar kerja kita yang keras dapat seimbang. Biasanya saya meminta disetelkan musik atau sekadar lihat-lihat foto,” kata dia.

Sementara itu, perwakilan Pewarta Foto Indonesia (PFI) Yogyakarta Bramasto Adhy mengatakan pameran foto yang digelar mulai 1 September 2015 itu merupakan upaya untuk mendorong masyarakat untuk lebih menyadari keberadaan budaya pesisir serta kekayaan laut nusantara.

“Kami ingin penikmat foto menyadari kekayaan alam, kelautan, dan budaya pesisir,” kata dia.

Editor: Tasrief Tarmizi

COPYRIGHT © ANTARA 2015