Equityworld Futures – Harga emas pada hari selasa (20/9) malam terpantau kembali melemah setelah sebelumnya di sesi Asia memperlihatkan penguatannya. Ketidakpastian pasar menjelang pengumuman hasil rapat FOMC pada kamis dini hari WIB gagal menopang harga emas.

Setelah sempat menyentuh level tertinggi harian pada harga 1317 dollar AS per troy ounce, emas kembali turun hingga saat ini pada pukul 20:39 WIB Emas diperdagangkan pada level 1312 dollar AS per troy ounce. Secara keseluruhan jika dilihat dari pergerakan intraday, emas tidak banyak bergerak sepanjang hari Selasa ini, mengingat fokus investor tertuju pada hasil rapat kebijakan FOMC sekaligus pengumuman suku bunga acuan Federal Reserve oleh Janet Yellen.

Ketidakpastian Yen Gagal Mendongkrak Emas

Fokus utama investor tidak hanya tertuju pada hasil Rapat FOMC yang akan diumumkan besok siang waktu setempat atau kamis dini hari WIB, melainkan juga pada hasil press conference Bank of Japan dimana berbagai spekulasi yang menyebutkan bahwa BoJ akan melakukan pemangkasan suku bunga lebih lanjut guna menghambat penguatan Yen.

Perlu diketahui juga bahwa pesona Yen begitu dominan dimana mata uang Jepang tersebut telah menguat sebanyak hampir 20 persen versus dollar AS sepanjang tahun 2016 ini dimana hal tersebut tentu dapat melukai kegiatan ekspor. Nilai Yen yang terlalu tinggi membuat barang ekspor Jepang dihargai lebih mahal di negara lain sehingga terjadi penurunan permintaan yang berimbas pada perekonomian Jepang.

Penyebab kenapa harga emas enggan naik ditengah ketidakpastian menjelang pengumuman FOMC disebabkan oleh banyak pelaku pasar beralih ke valuta safe heaven Yen dimana mereka merasa kurang yakin terhadap pelonggaran moneter lanjutan BoJ mampu meredam penguatan Yen bahkan sebagian besar investor beranggapan melakukan Sell USD/JPY sebagai “Winning Strategy” sepanjang tahun 2016 ini.