Kendari (ANTARA News) – Dinas Kesehatan Kota Kendari, Sulawesi Tenggara meminta warga setempat untuk mewaspadai penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dan diare saat memasuki pancaroba di daerah itu.

“Pada masa pancaroba dua jenis penyakit tersebut paling banyak dikeluhkan masyarakat,” kata Kepala Dinas kesehatan Kendari, Maryam Rufiah, di Kendari, Rabu.

Ia mengaku telah menginstruksikan seluruh Puskesmas siaga serta segera memberikan penyuluhan kepada masyarakat.

“Kami juga sudah meminta 14 puskesmas dan rumah sakit di Kendari untuk segera melapor jika ada kasus demam berdarah dan diare,” katanya.

Maryam juga meminta masyarakat melakukan antisipasi dengan melakukan 3M dan menerapkan pola perilaku hidup sehat.

“Masyarakat harus menjaga kebersihan lingkungan baik di dalam maupun di luar rumah. Pencegahan demam berdarah yang terbukti paling efektif dan efisien hingga kini yaitu Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan cara 3M yaitu menguras, menutup, mengubur dan mendaur ulang barang bekas,” ujar.

Dijelaskan, pencegahan DBD juga dimaksimalkan dengan menaburkan bubuk abate pada tempat penampungan air yang sulit di jangkau.

“Semua kecamatan yang ada di Kendari merupakan endemis DBD sehingga siapapun berpotensi untuk terserang DBD,” katanya.

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © ANTARA 2015