Equityworld Futures – Harga emas terpantau naik tipis di sesi Asia (15/08) seiring dengan para investor yang menunggu rilis notulen rapat the Fed dan adanya rilis data GDP negara Jepang yang menunjukkan penurunan. Saat berita ini diturunkan,XAU/USD diperdagangkan di kisaran level harga 1,338 dolar AS.

 

Harga Emas

 

Sementara itu, pada Comex New York Mercantile Exchange, harga emas futures untuk pengiriman bulan Desember turun tipis sebesar 0.04 persen ke level harga 1,342 dolar AS per troy ons. Sedangkan perak futures untuk pengiriman bulan September ke level harga 19.77 dolar AS per troy ons, menanjak sebesar 0.31 persen dan harga tembaga futures untuk pengiriman bulan Desember merangkak naik ke level harga 2.159 dolar AS per pound.

Pada sesi perdagangan emas pekan kemarin, harga emas menutup sesi perdagangannya dengan penurunan, setelah pada sesi sebelumnya mengalami kenaikan karena data ekonomi AS mengecewakan sehingga menurunkan probabilitas kenaikan tingkat suku bunga AS oleh the Fed bulan depan.

Rilis Data Ekonomi AS

Data retail sales untuk bulan Juli yang dirilis oleh Departemen Perdagangan AS pada hari Jumat lalu menurun ke 0.0 persen dan cenderung flat serta dibawah ekspektasi adanya penurunan tipis dari 0.8 persen menjadi 0.4 persen.

Sementara itu, indeks harga produsen (PPI) untuk bulan Juli anjlok ke -0.4 persen dari sebelumnya di 0.5 persen. Penurunan tajam pada PPI AS bulan Juli ini merupakan penurunan terbesar sejak bulan September tahun 2015.

Selain itu, data inventaris bisnis AS naik melebihi ekspektasi di bulan Juni, sedangkan sentimen konsumen untuk bulan Agustus mampu meningkat ke 90.4 namun dibawah perkiraan di 91.5. Mengecewakannya data-data tersebut menyebabkan sebagian besar investor menurunkan peluang kenaikan tingkat suku bunga AS di bulan September yakni hanya 9 persen dan untuk bulan Desember 45 persen.

Menanti Notulen Rapat The Fed

Pekan ini, sebagian besar pelaku pasar akan berfokus pada rilis notulen rapat kebijakan untuk bulan Juli oleh the Fed pada hari Kamis mendatang. Notulen ini dinilai penting untuk mengetahui tingkat inflasi di AS dan indikasi baru terkait dengan kapan the Fed akan menaikkan tingkat suku bunganya.

Disamping itu, pelaku pasar juga menunggu data laporan dari pasar ketenagakerjaan, harga konsumen serta retail sales di Inggris untuk mengetahui apakah keputusan Brexit masih berdampak besar pada kondisi perekonomian disana. – Equity world Futures