Washington (ANTARA News) – Presiden Amerika Serikat Barack Obama berbicara melalui telepon dengan Raja Arab Saudi Abdullah Rabu dan bertemu penasehat keamanan nasional terkemuka dan intelijennya menjelang pidato utamanya mengenai Negara Islam.

Obama menghubungi Abdullah dari Kantor Oval, menggarisbawahi peran Arab Saudi sebagai anggota berpotensi kunci dari koalisi internasional Obama yang sedang dicoba untuk dibangun untuk mengatasi kelompok garis keras.

Pembicaraan menjelang pidatonya kepada bangsanya pada pukul 21.00 waktu setempat itu mengenai strategi barunya untuk menangani Negara Islam dan terjadi menjelang rencana kunjungan ke Arab Saudi oleh Menteri Luar Negeri John Kerry.

Obama juga mengumpulkan apa yang secara efektif kabinet perangnya di Situation Room Gedung Putih yang aman.

Pertemuan termasuk dihadiri Wakil Presiden Joe Biden, Menteri Pertahanan Chuck Hagel, pemimpin senior militer dan kepala badan intelijen AS.

Penerjemah: Askan Krisna

Editor: B Kunto Wibisono