Jakarta (ANTARA News) – Pengamat politik Andrinof Chaniago mengatakan calon menteri yang dipilih harus memahami arah dan cara kerja kepemimpinan Joko Widodo atau Jokowi.

“Kriteria yang diwacanakan dan perlu digunakan di samping profesional yang lain adalah integritas, yang sesuai dengan karakter Pak Jokowi, orang yang memang gigih, sungguh-sungguh menunjukkan dedikasinya, bekerja dan berkarya untuk masyarakat,” kata Andrinof di Jakarta, Kamis.

Ia juga mengatakan kabinet yang dibentuk untuk pemerintahan Jokowi-JK nantinya harus mengedepankan kepentingan rakyat.

“Kabinet ke depan ini harus betul-betul untuk rakyat, yang paling penting adalah membentuk kelembagaan untuk kepentingan rakyat, merekrut para pembantu (menteri) untuk kepentingan rakyat karena sekali kabinet dibentuk, itu akan menentukan bagaimana kinerja pemerintah lima tahun ke depan,” tuturnya.

Andrinof berharap calon menteri yang dipilih nantinya dapat sejalan dan sepikir dengan Jokowi dalam menjalankan pemerintahan.

“Kita mengharapkan setidak-tidaknya sebagian besar karakter dari pada menteri itu adalah orang yang paham arah dan paham cara kerja yang diharapkan Jokowi,” ujarnya.

Sementara itu, pengamat politik dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta Arie Sudjito mengatakan menteri yang ditempatkan dalam kabinet harus terbebas dari kepentingan partai politiknya agar bebas dalam menjalankan kebijakan pemerintahan.

“Menteri yang tidak tersandera oleh kepentingan partai politik, menteri yang bisa membawa perubahan, menteri yang bisa bergerak cepat sebagaimana dari kerja kepemimpinan Jokowi,” kata dia.  (SDP-82/T007)

Editor: B Kunto Wibisono