Jerusalem (ANTARA News) – Israel akan membuka kembali penyeberangan perbatasan ke dan dari Jalur Gaza pada Senin, kata militer, setelah penyeberangan itu ditutup pasca serangan roket Palestina.

“Bisa saya pastikan bahwa (panyeberangan) dibuka,” kata juru bicara militer kepada AFP.

Pesawat-pesawat tempur Israel menghantam Gaza pada Minggu dini hari untuk kedua kalinya dalam tiga hari terakhir ini setelah adanya tembakan roket lintas perbatasan oleh sebuah kelompok garis keras, yang terlibat dalam persaingan kekuasaan dengan HAMAS –yang memiliki wewenang di jalur tersebut.

Pemerintah Israel juga memerintahkan penyeberangan Erez ditutup untuk orang-orang hingga ada pemberitahuan lebih lanjut dan penyeberangan Kerem Shalom ditutup untuk arus barang-barang.

Serangan roket pada Sabtu malam tidak menjatuhkan korban.

Sumber-sumber keamanan Palestina dan para saksi mati mengatakan serangan udara Israel terbaru itu mengenai sebuah lokasi pelatihan sayap bersenjata HAMAS, Brigade al-Qassam Ezzedine, di daerah utara Beit Lahiya.

Sejak berakhirnya perang 50 hari antara Israel dan gerilyawan Gaza pada musim panas lalu, ada setidaknya delapan tembakan roket atau mortir ke Israel selatan, kata militer.

Editor: Aditia Maruli

COPYRIGHT © ANTARA 2015