Jakarta (ANTARA News) – Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Polisi Anton Charliyan mengatakan bahwa Direktur Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Batam berinisial DDW bergabung dengan kelompok Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS).

“DDW memang minta cuti sampai tanggal 1 September 2015, tapi sampai sekarang dia tidak kembali,” ujar Anton kepada media di Jakarta, Selasa.

Kemudian, lanjutnya, DDW sempat mengirimkan pesan kepada atasannya agar memberitahu orangtua dia terkait proses berhijrahnya untuk bergabung dengan ISIS.

“Pesan yang diterima ini sudah jelas menyatakan kalau dia (DDW) akan bergabung dengan negara Daulah Islam (Negara Islam), akan pergi berjihad, akan pergi hijrah, dan otomatis ya sudah ke sana,” tambahnya.

Sebelumnya, menurut Anton, DDW mengajukan permohonan pembuatan visa untuk berkunjung ke Belanda, namun visa itu tidak dia bawa saat pergi.

Ia bersama istrinya kemudian terindikasi menuju Istanbul, Turki, untuk menyatu dengan kelompok Negara Islam.

Terkait dengan kejadian itu, Polri akan memeriksa sejumlah data dan dokumen serta kegiatan komunikasi yang dilakukan DDW untuk menelusuri pihak yang mempengaruhi direktur PTSP Batam tersebut bergabung dengan ISIS.

“Ini masih dalam proses penyelidikan, kita juga masih menunggu yang bersangkutan kembali dan sudah jelas niatnya adalah bergabung dengan negara Daulah Islam,” tuturnya.

(A073/M016)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © ANTARA 2015