Jakarta (ANTARA News) – Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Tedjo Edhy Purdjianto mengatakan Presiden masih menimbang sejumlah nama untuk menduduki posisi Jaksa Agung.

“Awalnya ada nama yang muncul terus tenggelam, kemudian muncul lagi, kemarin ada 10 nama, terus kemarin jadi tiga,” katanya di Jakarta, Selasa.

Ia menambahkan ada sejumlah nama yang telah disebut-sebut sejumlah pemberitaan. Namun nama-nama tersebut dikatakannya juga masih timbul tenggelam.

Sebelumnya dalam sejumlah pemberitaan mencuat nama-nama Wakil Jaksa Agung Andhi Nirwanto dan mantan Anggota Satgas Pemberantasan Mafia Hukum Mas Achmad Santosa.

Ia mengatakan bila pertimbangan Presiden telah usai, maka nama Jaksa Agung akan segera diumumkan.

“Secepat mungkin, karena tidak boleh dibiarkan kosong terlalu lama. Itu harus segera diisi sehingga fungsi-fungsi instansi tetep bisa berjalan,” katanya.

Menurut dia, kompetensi dan mampu menjadi syarat penting menduduki Jaksa Agung.

“Tidak ada partai atau nonpartai, yang penting kompeten dan capable (mampu) dengan jabatan itu,” katanya.
(M041/E011)