Kabanjahe, Sumut (ANTARA News) – Presiden Joko Widodo memerintahkan Gubernur Sumatera Utara dan Bupati Karo agar secepatnya merelokasi pengungsi erupsi Gunung Sinabung ke tempat yang telah disediakan.

Hal tersebut ditegaskan Presiden Joko Widodo di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karo, Rabu sore, usai mengunjungi para pengungsi erupsi Gunung Sinabung yang tinggal di penampungan Gedung KNPI Jalan Pahlawan dan Universitas Karo (UKA) Jalan Letjen Jamin Ginting Kabanjahe.

Presiden Joko Widodo mengatakan, segala mengenai administrasi pembebasan lahan hutan produksi di Kabupaten Karo yang akan ditempati pengungsi Sinabung harus secepatnya diselesaikan.

Relokasi pengungsi tersebut, menurut dia, tetap dilaksanakan dan mengenai kendala yang dihadapi harus segera diselesaikan oleh institusi terkait.

“Saya juga telah menghubungi Menteri Kehutanan agar membantu dan menyelesaikan mengenai perizinan pemakaian kawasan hutan produksi untuk pengungsi tersebut,” jelas Presiden.

Jokowi juga menjelaskan, hutan produksi yang akan dijadikan tempat tinggal dan dikelola pengungsi Sinabung adalah agropolitan.

“Tidak ada lagi mengenai kendala relokasi pengungsi erupsi Gunung Sinabung dan harus berjalan dengan baik,” katanya.

Lahan yang akan dijadikan relokasi pengungsi erupsi Gunung Sinabung adalah hutan produksi dan berada di Desa Siosar, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara.

Luas lahan yang akan dijadikan tempat tinggal bagi pengungsi Sinabung sekitar 30 hektare dan daerah perladangan sekitar 450 hektare.

Sedangkan jumlah pengungsi Sinabung yang akan direlokasi sekitar 1.700 keluarga.

Tempat relokasi itu hanya berjarak lebih kurang 7 kilometer dari Kota Kabanjahe, Ibu kota Kabupaten Karo.

Editor: Suryanto