1
Equity World Futures – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi I perdagangan, mulai membaik, meski masih di kisaran Rp14.510/USD. Pergerakan rupiah yang memberikan sinyal perbaikan mengiringi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang berbalik menguat dari sesi pembukaan.

Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada di level Rp14.517/USD atau naik tipis dari posisi kemarin pada level Rp14.545/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp14.505 hingga Rp14.525/USD.

Rupiah siang mulai pulih ke posisi Rp14.512/USD meskipun cenderung masih di bawah tekanan. Rupiah sedikit terkoreksi untuk mencoba keluar dari zona merah dibandingkan sesi kemarin Rp14.525/USD.

Rupiah hingga perdagangan sesi I berada pada posisi Rp14.510/USD setara dengan penguatan tipis dari posisi penutupan sebelumnya Rp14.525/USD. Rupiah sendiri bergerak pada kisaran level Rp14.493-Rp14.525/USD.

Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan di level Rp14.515/USD. Posisi ini membaik usai anjlok dalam sesi sebelumnya Rp14.541/USD.

Di sisi lain IHSG pada perdagangan sesi I berada dalam jalur positif dengan tambahan 4,77 poin atau 0,08% menjadi 5.936,61. Sedangkan pada sesi pembukaan bursa saham Tanah Air turun 6,790 poin setara 0,114% di posisi 5.925,05 poin dari penutupan sebesar 5.931,84 poin.

Sektor dalam negeri secara keseluruhan hingga perdagangan siang ini bergerak positif saat sektor industri dasar mencetak kenaikan tertinggi mencapai sebesar 1,43% diikuti pertambangan yang bertambah 1,24%. Sementara sektor yang melemah sangat dalam yakni infrastruktur 1,31%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,20 miliar dengan 5,42 juta saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini dan transaksi bersih asing Rp8,33 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp629,85 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp638,18 miliar. Tercatat 194 saham naik, 153 turun dan 129 saham mendatar.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Bayan Resources Tbk. (BYAN), PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) dan PT Pollux Properti Indonesia Tbk (POLL). Selanjutnya saham-saham yang melemah yakni PT Gudang Garam Tbk. (GGRM), PT XL Axiata Tbk. (EXCL) serta PT Panin Sekuritas Tbk. (PANS).

Equity World Futures