1
Equity World Futures – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan, berakhir meningkat untuk menjaga tren positif sepanjang hari. IHSG ditutup menguat tipis 0,50% setara dengan 29,22 poin di level 5.890,73 ketika bursa utama Asia bergerak mixed.

Di sisi lain IHSG pada sesi I perdagangan menjaga penguatan dengan penambahan 19,73 poin atau 0,34% ke level 5.881,24 ketika tadi pagi juga merayap naik 20,370 poin atau setara 0,347% di posisi 5.881,88. Kemarin, bursa saham Tanah Air ditutup turun 43,65 poin setara dengan 0,74% menjadi 5.861,51.

Sektor saham dalam negeri hampir semuanya berada di area positif, dipimpin pertambangan meningkat 1.88% diikuti infrastruktur naik 1.53%. Sedangkan pelemahan terdalam menimpa sektor perdagangan usai kehilangan 0,99%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp7,48 triliun dengan 11,49 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai minus Rp24,78 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,19 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp2,16 triliun. Tercatat sebesar 199 saham menguat, 203 melemah dan 119 stagnan.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) menanjak Rp3.475 menjadi Rp24.000, PT Properti Indonesia Tbk (POLL) meningkat Rp195 ke posisi Rp1.500 dan PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL) bertambah Rp90 menjadi Rp4.290.

Sementara, beberapa saham yang melemah yakni PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) turun Rp110 menjadi Rp2.870, PT Ancora Indonesia Resources Tbk. (OKAS) menyusut Rp54 menjadi Rp280 serta PT Asahimas Flat Glass Tbk. (AMFG) berkurang Rp50 ke level Rp4.700.

Di sisi lain, bursa utama Asia kebanyakan ditutup bervariasi setelah kenaikan yang terlihat sebelumnya sedikit memudar. Investor masih diyakinkan oleh pernyataan optimis dari Ketua Federal Reserve Jerome Powell terkait ekonomi AS.

Indeks Nikkei Jepang terpantau lebih tinggi 0,43% atau 96,83 poin hingga ditutup pada level 22.794,19 untuk menetapkan keuntungan beruntun. Eksportir mendapatkan sentimen positif dari pelemahan Yen, ketika saham produsen otomotif menanjak 1,21%.

Lompatan juga terlihat pada bursa Australia dengan tambahan sebesar 0,67% hingga di akhir sesi menjadi 6.245,10 ditopang oleh sektor kesehatan dan material dengan kinerja terbaik. Sementara pasar utama lainnya di wilayah itu berakhir di wilayah negatif.

Indeks Kospi di Korea Selatan jadi salah satu yang tertekan hingga ditutup lebih rendah 0,34% pada level 2.290,11. Saham teknologi mencatat kenaikan signifikan, dengan indeks kelas berat Samsung Electronics naik 1,53% tetapi diimbangi oleh kerugian di sektor utama lainnya, termasuk produsen mobil, baja dan konstruksi.

Bursa saham Hong Kong yakni Hang Seng membalikkan kenaikan hingga tergelincir 0.23% di posisi 28,117.42 hingga sesi sore perdagangan. Selanjutnya giliran pasar saham China yang memperpanjang kerugian, dengan komposit Shanghai jatuh 0,35% menjadi 2,788.44.

Komposit Shenzhen yang lebih kecil turun 0,75% di akhir sesi pada level 1.588,12. Penyusutan ini terjadi karena mata uang Cina menyentuh level terendah sekitar dua minggu sebelumnya. Indeks saham MSCI untuk Asia Pasifik di luarJepang terpeleset 0,09% dalam perdagangan sore.

Equity World Futures