1
Equity World Futures – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I semakin terpukul, dengan terkikis 25,95 poin atau 0,45% menjadi 5.796,38. Awal perdagangan, IHSG dibuka melemah 2,14 poin atau 0,04% di level 5.820,19.

Delapan indeks sektoral memerah, dengan penurunan besar terjadi pada sektor infrastruktur yang jatuh 1,20% dan industri dasar turun 1,10%. Dari 489 saham yang diperdagangkan, 255 turun, 114 stagnan dan 120 menguat.

Nilai transaksi saham mencapai Rp3,58 triliun dari 4,44 miliar lembar saham. Transaksi bersih asing minus Rp455,76 miliar, dimana aksi jual asing sebesar Rp1,36 triliun berbanding aksi beli asing Rp906,95 miliar.

Sementara itu, kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada jeda siang ini, menguat tipis 4 poin alias 0,03% menjadi Rp14.098 per USD, berbanding penutupan Kamis di level Rp14.102 per USD.

Hal sama juga terpantau di data Yahoo Finance, dimana mata uang NKRI menguat tipis 1 poin atau 0,01% menjadi Rp14.095 per USD, dibanding Kamis lewat di Rp14.096 per USD.

Menguatnya rupiah pada sesi I perdagangan seiring dengan loyonya indeks USD sebesar 0,1%. Disebabkan indeks manufaktur Philadelphia Fed yang turun menjadi 19,9 pada Juni ini, berbanding 34,4 pada Mei kemarin. Menjadi penurunan paling tajam sejak Januari 2014.

Equity World Futures