1Equity World Futures – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) hingga sesi perdagangan siang hari ini masih tampil perkasa di zona hijau. Kenaikan mata uang Garuda mengiringi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang berbalik arah ke zona merah.

Menurut Yahoo Finance, rupiah hingga perdagangan sesi I berada di posisi Rp13.840/USD atau membaik dari posisi penutupan sebelumnya di level Rp13.876/USD. Rupiah sendiri bergerak pada kisaran level Rp13.838-Rp13.883/USD.

Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.851/USD atau menanjak naik dibandingkan penutupan kemarin di posisi Rp13.880/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.845-Rp13.887/USD.

Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan, rupiah siang ini merayap ke zona hijau hingga bertengger pada level Rp13.851/USD. Posisi rupiah lebih baik dibanding penutupan sebelumnya di posisi Rp13.905/USD.

Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, menunjukkan rupiah siang ini tertahan di level Rp13.875/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah sedikit mulai pulih dari posisi sebelumnya Rp13.887/USD.

Di sisi lain IHSG pada perdagangan siang tergelincir ke zona merah usai kehilangan 3,482 poin atau 0,06% ke level 6.085,308 setelah tadi pagi menguat 0,03% atau 2,80 poin menjadi 6.090,57. Kemarin, bursa saham Tanah Air ditutup menghijau di posisi 6.088,79 yang naik sebesar 1,23% yang setara 73,97 poin.

Sektor saham dalam negeri bergerak variatif hingga sesi I dipimpin lonjakan tertinggi pertambangan sebesar 1,45% diikuti aneka industri melompat 0,65%. Sedangkan sektor yang melemah yakni infrastruktur mencapai 0,60%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,25 triliun dengan 9,79 juta saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini dan transaksi bersih asing Rp132,20 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,67 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,81 triliun. Tercatat 205 saham naik, 166 turun dan 124 saham mendatar.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk. (GGRM), PT Ace Hardware Indonesia Tbk. (ACES) serta PT Kedawung Setia Industrial Tbk. (KDSI). Sedangkan, beberapa saham yang melemah yakni PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL), PT Prodia Widyahusada Tbk. (PRDA) dan PT Cita Mineral Investindo Tbk. (CITA).

Equity World Futures