1
Equity World Futures – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) berdasarkan indeks Bloomberg, melanjutkan penguatan sebesar 23 poin atau 0,16% ke level Rp14.565 per USD. Kemarin, rupiah rebound ke level Rp14.588 per USD.

Rupiah juga tercatat menguat di data Yahoo Finance pada Selasa ini, dengan menguat 17 poin atau 0,12% ke posisi Rp14.568 per USD, berbanding penutupan sesi kemarin di level Rp14.585 per USD.

Kurs acuan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, rupiah hari ini berada di Rp14.568 per USD, terapresiasi 10 poin dari Rp14.578 per USD di Senin kemarin.

Meski belum ada sentimen dari dalam negeri yang terbarukan, rupiah mengambil untung dari melemahnya USD karena meredanya ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan China. Selain itu, merujuk dari Reuters, Selasa (21/8), Presiden AS Donald Trump menyatakan “tidak senang” terhadap Ketua Federal Reserve Jerome Powell karena menaikkan suku bunga.

Trump mengkritik The Fed atas pengetatan kebijakan moneter. Dia menambahkan bahwa The Fed harus lebih akomodatif pada suku bunga. Menurut Trump, bank sentral AS harus berbuat lebih banyak untuk membantunya meningkatkan ekonomi karena saat bersamaan, China dan Uni Eropa memanipulasi mata uang masing-masing.

Alhasil, investor menarik dolar AS keluar dari mata uang safe-haven terkait jelang pembicaraan AS-China dan dampak kritik Trump terhadap kebijakan The Fed. Indeks USD terhadap sekeranjang enam mata uang lainnya turun 0,44% menjadi 95,475 pada pukul 00:41 GMT, setelah menyentuh serendah 95,440, level terendah sejak 9 Agustus.

Equity World Futures