1
EquityWorld Futures – Nilai tukar rupiah pada awal Oktober 2018 bergerak stabil di level Rp14.900 per dolar Amerika Serikat (USD). Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia menunjukkan, nilai tukar rupiah berada di level Rp 14.905 per USD. Nilai tukar ini menguat 24 poin atau 0,16% dibandingkan Jumat akhir pekan lalu pada level Rp14.929 per USD.

Kurs rupiah di pasar spot indeks Bloomberg dibuka menguat 5 poin menjadi Rp14.897 per USD di pra perdagangan, dibandingkan Jumat pekan lalu di angka Rp14.902 per USD. Namun laju rupiah berbalik melemah 2 poin ke level Rp14.904 per USD.

Rupiah terpantau menguat 25 poin atau 0,16% ke level Rp14.900 per USD, berbanding akhir pekan kemarin di Rp14.925 per USD.

Rupiah bergerak stagnan seiring imbal hasil obligasi AS yang cenderung turun sehingga menghambat laju USD. Selain itu, mata uang George Washington terpukul dolar Kanada setelah pembicaraan ulang Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara antara Presiden AS Donald Trump dan PM Kanada Justin Trudeau.

Perjanjian ini membuat permintaan USD sebagai aset safe haven pun berkurang. Loonie–sebutan dolar Kanada–naik ke level tertinggi empat bulan di 1,2837 per USD. Terakhir loonie diperdagangkan sekitar 0,4% lebih tinggi pada level 1,2852 per USD.

Indeks USD yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama mendatar di level 95,137, tidak jauh beda dari posisi Jumat di level 95,366. Namun dolar masih kuat terhadap yen Jepang di level 113,85 yen, menjadi level terkuat sejak November tahun lalu.

EquityWorld Futures