PT Equityworld Futures : Emas Berpeluang Lanjutkan Penguatan Didorong Banjir Likuiditas Antisipasi Resesi

PT Equityworld Futures : Emas Berpeluang Lanjutkan Penguatan Didorong Banjir Likuiditas Antisipasi Resesi

PT Equityworld Futures : Emas Berpeluang Lanjutkan Penguatan Didorong Banjir Likuiditas Antisipasi Resesi

Equityworld Futures – Harga emas spot terus naik 2,7% sampai Jumat dan mendorong XAU/USD ke level tertinggi sejak November 2012. Selain itu harga emas menguat lebih dari 15% sejak Federal Reserve mengumumkan rencana pembelian surat berharga dalam jumlah yang dibutuhkan untuk mendukung kelancaran fungsi pasar.”

Perkembangan ini menambah langkah-langkah ‘bukan-pelonggaran kuantitatif’ yang diadopsi oleh Fed pada September tahun lalu ketika FOMC memperluas operasi pasar repo.

Sementara neraca Federal Reserve telah melampaui angka $ 6,5 ​​triliun, yang meningkat 75% sejak Agustus 2019, dan pembelian aset Fed yang sedang berlangsung mendorong lebih banyak kenaikan harga emas.

Ada risiko emas kemungkinan menghadapi turbulensi dalam jangka pendek. Untuk itu, pelaku pasar mengharapkan pembaruan kebijakan moneter dari pejabat FOMC.

Banyak investor yang berharap, rapat Fed pekan depan dapat sesuai dengan pergerakan harga XAU/USD, dan komentar yang dirilis mendorong para trader untuk menilai kembali pandangan mereka tentang emas atau Dolar AS. Demikian juga, Bank Sentral Eropa, atau ECB, akan merilis pembaruan kebijakan moneter pada hari Kamis, 30 April pukul 11:45 GMT.

Harga emas berpotensi melanjutkan tren penguatan jika Fed dan ECB mengisyaratkan melakukan pencetakan uang tambahan, atau melakukan pemotongan suku bunga lanjutan, tetapi emas kemungkinan berada di bawah tekanan jika ada petunjuk kebijakan moneter hampir kehabisan amunisi.

Selanjutnya emas diprediksi melanjutkan tren bullish karena kepanikan yang dipicu krisis covid-19 memacu volatilitas serta permintaan untuk aset safe-haven. Terutama dipicu oleh kebijakan karantina wilayah untuk membendung penyebaran covid-19, dan meroketnya tingkat pengangguran AS yang kemungkinan di atas 15%.

Meskipun pemerintah dan bank sentral banyak negara merespons krisis ekonomi dengan jumlah stimulus yang belum pernah terjadi sebelumnya, resesi akibat krisis covid-19 kemungkinan besar tidak dapat dihindari, yang membuat harga emas berpotensi terus menguat.

Selain itu, permintaan emas yang besar telah menyulitkan investor mendapatkannya dalam bentuk fisik, dan berpotensi semakin meningkatkan reli emas.

Meski prospek harga emas jangka menengah dan jangka panjang tetap bullish, namun berpeluang melemah jika ekspektasi inflasi turun lagi, dan bila ini terjadi, kemungkinan akan mengikuti aksi jual pasar pada umumnya dan mata uang safe-haven, seperti dolar AS, biasanya akan mengungguli emas..

 

 

Equityworld Futures