PT Equityworld Futures : Emas Lanjutkan Penurunan Namun Data Bank Sentral Tetap Mendukung

PT Equityworld Futures : Emas Lanjutkan Penurunan Namun Data Bank Sentral Tetap Mendukung

PT Equityworld Futures : Emas Lanjutkan Penurunan Namun Data Bank Sentral Tetap Mendukung

Equityworld Futures – Harga emas melanjutkan penurunan karena ekuitas menguat pada awal pekan, mengabaikan keputusan Presiden Donald Trump yang menginstruksikan agar tidak melakukan pergerakan dan kegiatan yang non-esensial sampai akhir April.

Trump sebelumnya berharap menghentikan pembatasan pada perayaan Paskah, yang jatuh berharap mempertahankan ekonomi menjelang pemilihan umum pada bulan November.

Sementara indeks manufaktur yang dirilis Fed Dallas, yang sangat dipengaruhi kondisi di sektor minyak dan gas, jatuh ke minus 70, yang belum pernah terjadi sebelumnya pada bukan Maret, menurut angka yang dirilis.

Namun, dengan lebih dari 143.000 kasus Covid-19 yang dikonfirmasi di AS, dan jumlah infeksi baru yang terus meningkat dengan cepat, Presiden tampaknya kini mendengarkan saran dari penasihatnya.

Emas Berjangka untuk pengiriman di bursa Comex turun 0,28% menjadi $1,639.05 per troy ons, sementara XAU/USD turun 0,4% menjadi $ 1,615.71 per troy ons.

Menurut data Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas, posisi “long” spekulatif bersih pada emas turun untuk minggu keempat berturut-turut pekan lalu ke level terendahnya sepanjang tahun ini.

Nicholas Frappell, manajer umum di ABC Bullion di Sydney, mengatakan langkah itu tampaknya mewakili likuidasi posisi “long”, mengingat minat terbuka untuk kontrak emas telah turun dalam beberapa pekan terakhir.

Secara teori, hal itu seharusnya membuat emas lebih mudah untuk menguat dari level saat ini, karena overhang spekulatif berkurang. Namun, pasar tetap berfluktuasi karena keadaan darurat medis terus berlanjut.

Sementara itu, aset safe haven lain mulai menguat akibat dukungan bank sentral yang tidak berdampak positif bagi emas, bahkan jika itu meningkatkan posisi hasil relatif untuk logam kuning.

Sedangkan imbal hasil obligasi AS turun lebih dari 12 basis poin pada Senin dengan harapan Federal Reservem melakukan pembelian, sementara Bank Sentral Eropa mengatakan membeli obligasi pemerintah 15,6 miliar euro pada Kamis dan Jumat pekan silam saat membuka 750 miliar euro ($ 825) miliar) Program Pembelian Darurat Pandemi.

Pembelian yang dilakukan ECB masih tidak cukup untuk menyembunyikan perbedaan di zona euro mengenai penerbitan utang bersama pada akhir pekan, namun, ketika Komisaris Eropa Ursula von der Leyen megangkat situasi di Italia dengan menyebut apa yang disebut sebagai coronabonds sebagai “kata kunci” dan menunda perlawanan dari Jerman dan negara lain.

 

 

 

Equityworld Futures