1
EquityWorld Futures – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) terpantau stagnan di level Rp14.900-an. Mata uang NKRI, dibuka rebound 9 poin atau 0,06% ke level Rp14.925 per USD, setelah kemarin di indeks Bloomberg ditutup anjlok di Rp14.935 per USD.

Idem, rupiah di data Yahoo Finance pada Rabu pagi ini sedikit membaik. Rupiah pulih 5 poin atau 0,03% ke level Rp14.925 per USD, setelah kemarin ditutup terperosok ke level Rp14.930 per USD.

Kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, rupiah berada di Rp14.927 per USD, terdepresiasi 87 poin dari posisi Rp14.840 per USD di Selasa lalu.

Otoritas moneter mengatakan akan terus melakukan intervensi demi meredam pelemahan rupiah. Sementara itu, Presiden Joko Widodo telah memasang target untuk menyelesaikan masalah defisit transaksi berjalan yang melebar 3% terhadap PDB sehingga membuat rupiah melemah. Yakni dengan meningkatkan investasi dan ekspor.

“Saya sudah pasang target kepada menteri-menteri agar dalam satu tahun ini bisa menyelesaikan defisit transaksi berjalan,”

Adapun indeks USD pada Rabu pagi ini stabil di posisi atas, setelah sebelumnya meraup untung dari eskalasi konflik perdagangan antara Amerika Serikat dan China. Melansir Reuters, indeks USD yang mengukur greenback terhadap sekeranjang enam mata uang, stabil di level 95,403 setelah mencapai tertinggi di level 95,737 pada sesi sebelumnya.

Ekonom pasar di Sumitomo Mitsui Trust Bank, Ayako Sera mengatakan dolar AS telah mengambil keuntungan dari tindakan Trump terkait perang dagang, yang didukung oleh indikator ekonomi AS yang oprimis sehingga membuat The Fed melanjutkan keinginan untuk menaikkan suku bunga.

Aktivitas manufaktur AS juga melaju ke level tertinggi pada Agustus kemarin. Dan itu merupakan level tertinggi 14 tahun berkat meningkatnya daya beli. Sehingga membantu hasil Treasury AS naik ke posisi tertinggi tiga minggu.

“Trump telah mengambil beberapa jenis tindakan (yang mendukung dolar) karena pasar percaya Trump pasti melakukan apa yang dia kampanyekan. Pasar akan terkejut jika dia tidak melakukan apa-apa.”

EquityWorld Futures