1
EquityWorld Futures – Penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) dua anak usaha PT Adhi Karya Tbk (ADHI) yaitu PT Adhi Persada Gedung (APG) dan Adhi Commuter Properti (ACP) ditunda hingga kuartal I/2019. Sebelumnya ADHI menargetkan dua anak usahanya bakal melantai di bursa pada semester II/2018.

Direktur Keuangan Adhi Karya Entus Asnawi mengatakan, alasan perusahaan menunda IPO dua anak usaha karena ketidakpastian pasar. Tahun ini dinilainya terjadi fluktuasi yang besar jika melakukan IPO. “Untuk APG dan ACP harusnya tahun ini, tapi karena kondisi market seperti ini, kita geser ke tahun depan,”

Entus menjelaskan, kedua anak usaha tersebut baru akan mendaftarkan pengajuan IPO ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggunakan buku Desember tahun ini. Sehingga, IPO ditargetkan pada Maret tahun depan. “Kemungkinan pakai buku Desember (2018). IPO kuartal I tahun depan atau Maret,”

Sementara, Entus menambahkan, selain pelepasan sebagian saham anak usaha ini, perusahaan mencari alternatif pembiayaan lain. Diantaranya melalui pembiayaan dan sisa penerbitan surat utang sebelumnya. “Dari (kas internal) sendiri, utang-utang. Kita masih punya PUB dari yang lalu Rp2 triliun, itu salah satu alternatif pembiayaan kita nanti tahun depan,”

Sebelumnya, anak usaha Adhi Karya yakni APG rencananya akan melakukan IPO pada semester II/2018 di Bursa Efek Indonesia (BEI). Saham APG yang akan dilepas ke publik melalui skema IPO di kisaran 30%-40% dengan target raihan dana hingga Rp1,5 triliun.

EquityWorld Futures