PT Equityworld Futures : Menuju Level $1.600, Penguatan Harga Emas Makin Tak Terbendung

PT Equityworld Futures : Menuju Level $1.600, Penguatan Harga Emas Makin Tak Terbendung

PT Equityworld Futures : Menuju Level $1.600, Penguatan Harga Emas Makin Tak Terbendung

Equityworld Futures – Faktor kekhawatiran yang menyebar di seluruh pasar memberikan dorongan tenaga bagi emas. Harga emas naik mendekati tingkat tertinggi baru 7 tahun akibat kekhawatiran penyebaran virus korona mendorong investor beralih ke aset safe haven, akibat anjloknya pasar saham global.

Baik emas spot dan berjangka menembus level kunci resisten $1.580 per ons sebelum mengkonsolidasikan kenaikan, meskipun analis mengatakan target $1.600 tampaknya bakal dapat dijangkau pasar.

Emas berjangka COMEX untuk penyerahan Februari di New York ditutup naik $5,50, atau sebesar 0,4%, di $1,577,40 per ons. Emas ini sebelumnya menyentuh $1.588,10, level puncak 8 Januari.

Emas spot, yang mencerminkan perdagangan langsung fisik emas, meningkat $10,38, atau sebesar 0,7%, di $1,580,74 per ons pada pukul 03:00 PM ET (20:00 GMT), setelah mencapai tingkat tertinggi tiga minggu di $1,588,62.

Bloomberg melaporkan sebagaimana dilansir Mining.com bahwa kekhawatiran tentang dampak peningkatan virus korona membuat kepemilikan dana yang diperdagangkan di bursa didukung emas fisik naik hingga 25 ton dari rekor pada bulan November.

Virus korona jenis baru, yang bermula dari Wuhan di Cina tengah, telah menginfeksi hampir 3.000 orang dan menewaskan 82 orang. Hal ini mendorong Beijing mengambil langkah memperpanjang libur tahun baru Imlek hingga 2 Februari.

“Kenaikan ini dapat diperkirakan akan berlanjut jika pasar naik di atas level resisten $1.588 dan selanjutnya akan mencapai level resisten $1.600,”

Emas sempat mencapai titik tertinggi tujuh tahun di atas $1.600 pada 8 Januari silam dipicu lonjakan ketegangan AS-Iran. Sejak itu diperdagangkan pada kisaran $1.550 – $1.580 sebelum naik lagi sejak akhir pekan lalu di tengah kekhawatiran bahwa virus korona akan menjadi pandemi global. Virus ini telah menewaskan sedikitnya 81 orang, menginfeksi hampir 3.000 orang di Cina dan menyebar ke lebih dari selusin negara, termasuk Amerika Serikat, di mana lima kasus sejauh ini telah dikonfirmasi.

“Pasar sekali lagi memilih kilau emas karena daya tarik safe haven memberikan alasan lain mendorong tren bullish,”

investor emas juga mencari tahu apa yang akan diumumkan Federal Reserve pada Rabu setempat dalam pernyataan kebijakan untuk bulan Januari.

The Fed memangkas suku bunga sebanyak 25 basis poin selama tiga bulan berturut-turut tahun lalu, sebelum mengakhiri siklus pelonggaran singkat dan relatif tenang pada bulan Desember.

Di saat prospek ekonomi AS telah menguntungkan sejak saat itu, beberapa berharap Fed akan menaikkan suku bunga dalam waktu dekat, perkembangan yang seharusnya menjadi pertanda baik bagi emas, utamanya jika krisis virus korona.

TD Securities mengatakan pihaknya menduga pertemuan kebijakan bank sentral minggu ini akan “memadamkan kekhawatiran yang tersisa bahwa Fed akan mencari peluang memotong suku bunganya dalam waktu dekat”.

“Lebih lanjut, sementara kami tidak berharap banyak adanya aliran CTA yang kompleks dalam waktu dekat, kami berharap aliran pembelian berkelanjutan pada obligasi yang dapat membantu logam mulia lantaran harga mengalami tekanan,”

 

 

 

Equityworld Futures