1
EquityWorld Futures – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada awal perdagangan, dibuka masih terkapar, sehingga tidak beranjak pada kisaran level Rp15.225/USD. Tren kejatuhan rupiah terjadi saat Yen Jepang juga tak berdaya menghadapi dolar AS yang terus meroket mendekati posisi terbaiknya dalam 16 bulan.

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah sedikit membaik menjadi Rp15.227/USD. Posisi ini mencoba pulih dari posisi kemarin yang terparkir di level Rp15.237/USD.

Rupiah pagi ini terpeleset ke posisi Rp15.225/USD untuk terus merosot ke zona merah. Posisi ini memperlihatkan rupiah sulit bangkit dari sesi penutupan sebelumnya Rp15.223/USD dengan kisaran pergerakan Rp15.225-Rp15.231/USD.

Posisi rupiah terhadap USD berdasarkan data Yahoo Finance hari ini stagnan di posisi Rp15.222/USD atau tidak berubah dari kemarin. Pergerakan harian mata uang Garuda di level Rp15.200 hingga Rp15.231/USD.

Menurut data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah pada pukul 10.00 WIB berada di level Rp15.225/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah masih lesu saat berhadapan dengan USD dibandingkan penutupan kemarin pada Rp15.223/USD.

Di sisi lain, Dolar melayang di dekat level tertinggi 16 bulan versus enam mata uang utama lainnya. Hal ini setelah menguat pada sesi semalam, ketika para pelaku pasar memantau kinerja dari perekonomian AS dan berlanjutnya kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve.

The Fed tetap di depan kurva jalur pengetatan, untuk membuat dolar meningkat tinggi. Terpantau Dolar menguat ke posisi tertinggi tiga pekan saat menghadapi Yen Jepang ke posisi 113,21 setelah mencetak kenaikan 0,6% pada hari sebelumnya.

Indeks dolar yang mengukur kekuatan lawan enam mata uang utama, mempertahankan keuntungan semalam untuk diperdagangkan di level 97. Sebelumnya naik ke level tertinggi 16-bulan di 97,02 pada hari Selasa, didukung oleh data ekonomi AS yang lebih kuat dari perkiraan serta memburuknya fundamental untuk euro.

EquityWorld Futures