1
EquityWorld Futures – Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) di pasar spot, hingga ke level Rp15.156 per USD, membuat IHSG tersungkur di awal dagang.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambruk 68,33 poin atau 1,16% pada pukul 10.10 WIB, setelah dibuka melemah 20,14 poin alias 0,34% ke level 5.847,6. Rabu kemarin, IHSG ditutup jatuh 0,13% atau 7,88 poin ke level 5.867,74.

Delapan dari sembilan indeks sektoral bergerak di zona merah dengan tekanan utama pada sektor aneka industri, jatuh -1,74% dan infrastruktur melemah -1,71%. Hanya sektor pertanian yang bergerak sendiri di zona hijau dengan kenaikan tipis 0,03%.

Dari 431 saham yang diperdagangkan, 218 tertekan, 112 tetap dan 101 menguat. Nilai transaksi saham Rp2,16 triliun dari 3,77 miliar lembar saham. Transaksi bersih asing -Rp216,39 miliar, dengan aksi jual asing Rp579,36 miliar dan aksi beli asing Rp362,97 miliar.

Sementara, mayoritas bursa Asia dibuka melemah merespons kenaikan Wall Street. Melansir dari CNBC, Kamis (4/10), indeks Nikkei 225 kehilangan 0,16% pada pagi hari, sementara indeks Topix naik 0,36%, setelah pengumuman kerja sama Toyota dan Softbank sehingga saham Toyota naik 1,26% dan saham Softbank naik 1,9%.

Kospi Korea Selatan merosot 1,04% pada pagi hari, menyusul laporan berita Gubernur Bank Korea Lee Ju-yeol mengisyaratkan kemungkinan kenaikan suku bunga pada Oktober. Indeks Hang Seng Hong Kong juga kehilangan 1,44% pada awal perdagangan. ASX 200 Australia memperpanjang kenaikan dengan naik 0,64%, berkat keunggulan sektor keuangan 1,06%. Pasar China ditutup untuk liburan Golden Week.

EquityWorld Futures