PT Equityworld Futures Samarinda – Dolar diperdagangkan di atas level terendah tiga tahun terakhir terhadap sekeranjang mata uang utama pada hari Selasa, setelah menarik beberapa dukungan dari kenaikan imbal hasil obligasi A.S. karena para pedagang menunggu sebuah pertemuan kebijakan Federal Reserve A.S. untuk katalis segar.

Dolar naik tipis 0,1 persen terhadap sekeranjang enam mata uang utama menjadi 89,392, setelah ditarik dari level rendah sekitar 88,43 yang ditetapkan pekan lalu, level terlemahnya sejak Desember 2014.

Terhadap yen, dolar turun 0,1 persen menjadi 108,87 yen, memberikan kembali sebagian keuntungan yang dibuat pada hari Senin, ketika naik 0,3 persen dan menarik yen 108,28 yen, tingkat yang tidak terlihat sejak 11 September.

Pada hari Senin, imbal hasil SBY A.S. mencapai puncaknya 2.727 persen, tertinggi sejak April 2014, memperkuat daya tarik hasil dolar.

PT Equityworld Futures Samarinda :  Kenaikan imbal hasil obligasi A.S. membantu memacu short-covering dalam dolar.

Kata Stephen Innes, kepala perdagangan di Asia Pasifik untuk Oanda di Singapura.

“Saya pikir itu membuat banyak (pedagang dengan) posisi short dollar,” kata Innes.

Sementara kenaikan imbal hasil utang A.S. mungkin berasal dari kekhawatiran kemungkinan kenaikan emisi obligasi, mungkin juga ada beberapa kehati-hatian menjelang pertemuan Fed yang dimulai pada hari Selasa, tambahnya.

Euro bertahan stabil di $ 1,2375, bertahan di bawah puncak tiga tahun Kamis di $ 1,2538.

Kemudian pada hari Selasa, pelaku pasar juga akan mengalihkan fokus mereka ke ucapan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Union.

Trump mengatakan pada hari Senin bahwa dia akan membahas perombakan imigrasi yang diusulkannya dalam pidatonya dan juga usahanya untuk mengurangi hambatan perdagangan di seluruh dunia untuk ekspor Amerika.

Presiden juga akan menjelaskan rencana infrastrukturnya yang sangat dinanti dalam pidatonya.

The Fed secara luas diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah pada pertemuan dua hari kebijakannya yang dimulai pada hari Selasa. Investor, bagaimanapun, akan berfokus pada penilaian bank sentral mengenai ekonomi dan inflasi untuk petunjuk mengenai prospek kebijakan moneter.

( PT Equityworld Futures Samarinda : Versi cerita ini mengoreksi tingkat dolar / yen di paragraf ketiga)